Video Unggulan

Agar Ramadhan Kita Lebih Bermakna l Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
326 Dilihat
Allah Subhanahu wa Ta’ala mensyariatkan kepada kita puasa Ramadhan dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kepada kita banyak kemudahan demi kemudahan. Ketika Allah menyebutkan tentang puasa Ramadhan, Allah menyebutkan:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ
“Puasa Ramadhan yang diturunkan padanya Al-Qur’an sebagai hidayah untuk manusia dan sebagai penjelas dari hidayah. Demikian pula sebagai pemisah antara yang hak dan yang batil.”

فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
“Siapa yang melihat bulan Ramadhan (hilal), hendaklah ia berpuasa.”

وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
“Dan siapa yang sakit atau ia sedang safar (bepergian jauh) namun ia tidak berpuasa, maka hendaklah ia ganti dengan hari-hari yang lain.”

Kemudian Allah mengatakan:

يُرِيدُ اللَّـهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
“Allah menginginkan untuk kalian kemudahan dan Allah tidak menginginkan untuk kalian kesusahan.” (QS. Al-Baqarah[2]: 185)

Subhanallah.. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menginginkan kesulitan bagi kita umat Islam. Dan Allah tidak pernah menjadikan agama ini sesuatu yang menyulitkan. Allah berfirman:

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ
“Dan tidaklah Allah jadikan untuk kalian dalam agama ini sesuatu yang menyusahkan.” (QS. Al-Hajj[22]: 78)

Maka dari itulah, saudaraku..

Islam adalah agama yang memberikan kemudahan kepada pemeluknya, tidak memberikan kesusahan dan kesulitan. Namun bukan artinya kemudahan di sini disesuaikan dengan selera manusia. Akan tetapi kemudahan di sini tentu sesuai yang Allah syariatkan kepada hamba-hambaNya.

Lihatlah di bulan Ramadhan ini, betapa Allah berikan kemudahan kepada kita berpuasa di bulan Ramadhan. Allah wajibkan hanya dari semenjak terbit fajar sampai terbenam matahari. Bandingkan dengan puasa orang-orang sebelum kita. Puasa orang-orang sebelum kita itu 24 jam, dari maghrib sampai maghrib kembali, sementara untuk umat Islam Allah berikan kemudahan kepada kita hanya dimulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ustadz Abdullah Zaen
Label
ceramah agama islam, dakwah islam, dakwah tauhid, manhaj salaf, ceramah singkat, ceramah agama islam ustadz abdullah zaen

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar