Ahsanul Bayan : Mengingkari Kebid'ahan l Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
399 Dilihat

Mengingkari Kebid'ahan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dalam pembahasan Kitab Ahsanul Bayan min Mawaqifi Ahlil Iman karya Syaikh Abu Islam Shalih bin Thaha Abdul Wahid rahimahullah.

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat perkara baru dalam urusan kami yang tidak termasuk darinya maka dia tertolak.” (HR. Muslim)

Juga dalam hadits yang lain:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa mengamalkan suaru perkara yang tidak kami perintahkan, maka ia tertolak.” (HR. Muslim)

Apabila Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkhutbah, maka matanya merah, suaranya tinggi dan sangat marah. Seakan-akan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberi peringatan kepada pasukan. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim).
Imam An-Nasa’i menambahkan lafadz:

وَكُلُّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ
“dan setiap kesesatan di dalam neraka” (HR. An-Nasa’i)

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah menasihati para Sahabat dishalat subuh dengan nasihat yang luar biasa. Kemudian para Sahabat berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa seakan-akan itu adalah nasihat dari orang yang akan meninggalkan kita untuk selama-lamanya.

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam setelah memberikan wasiat dengan wasiat ketakwaan kepada Allah, kemudian wasiat untukmendengar dan taat kepada pemimpin, Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
“Jauhi sesuatu yang baru (dalam agama). Karena semua yang baru (dalam agama) itu bid’ah. Dan semua bid’ah itu sesat.” (HR. Abu Dawud)

Juga dalam hadits yang shahih:

فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّ
“Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku.” (Mutafaqun ‘Alaih)

Kemudian didalam hadits yang shahih dikeluarkan oleh Imam Muslim, Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
“Barang siapa mengajak kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala sebanyak pahala yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Sebaliknya, barang siapa mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapat dosa sebanyak yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim)

Ini ancaman untuk mereka-mereka yang melakukan bid’ah dalam agama. Karena kalau orang melakukan bid’ah dalam agama kemudian dicontoh, diikuti oleh orang lain, maka dia berdosa, orang lain berdosa, selain itu dia mendapatkan dosa dari mereka.

Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/

Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi
Label
ceramah agama islam, rodjatv, TV rodja, Radio Rodja, mengingkari kebidahan, bid'ah, ustadz abu ya'la kurnaedi, kajian sunnah, dakwah islam, dakwah tauhid, manhaj salaf, mengingkari, ahsanul bayan, Aswaja, NU, nahdatul ulama, Nahdiyin, kajian salaf

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar