Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf: Kaidah Ke 4 & 5 l Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
70 Dilihat
AL ISHBAH FI BAYANI MANHAJ SALAF
Ahlus Sunnah Menyandarkan Pemahaman Salafu Ash Shalih – Al-Ishbah adalah Kajian Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. Kajian ini merupakan bagian dari kajian kitab “الإصباح في بيان منهج السلف في التربية والإصلاح” atau biasa disebut dengan “Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf fi Tarbiyah wal Ishlah” karya Syaikh Abdullah bin Shalih Al-‘Ubailan hafidzahullah.


Bahwa dalam berdakwah, mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah, mengajak manusia untuk kembali kepada agama Allah subhanahu wa ta’ala. Dakwah inilah dakwah yang suci dan mulia. Dan manusia tidak mungkin bisa berdakwah kecuali ketika mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bagaiamana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah? Inilah yang harus kita pegang. Kita tidak lebih tahu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, cara-cara atau metode yang menyimpang dari metode Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tidak diterima. Beberapa dalil yang mendukung hal ini adalah:

اتَّبِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ ﴿٣﴾

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).” (QS. Al-A’raf [7]: 3)

Dasar dari umat Islam adalah Al-Qur’an dan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus oleh Allah sebagai penjelas. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَمَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي اخْتَلَفُوا فِيهِ ۙ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ﴿٦٤﴾

“Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (QS. An-Nahl [16]: 64)
Oleh karena itu, kita butuh mengetahui manhajnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berdakwah. Tidak boleh kita mengarang-ngarang, membuat-membuat aturan sendiri dalam berdakwah.
Dalil selanjutnya akan wajibnya kita mengikuti cara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berdakwah adalah:

أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّهِ كَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُم ﴿١٤﴾
“Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?” (QS. Muhammad [47]: 14)
قُلْ هَـٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّـهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّـهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ ﴿١٠٨﴾
“Katakanlah: ‘Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik’.” (QS. Yusuf [12]: 108)
Dari ayat di atas, kita dapat mengetahui bahwa dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdasar kepada keikhlasan. Tanpa maksud lain dan hanya mengharapkan wajah Allah. Yakni mengajak manusia agar tunduk dan patuh hanya kepada Allah. Kemudian, dakwahnya diatas ilmu (hujjah) dan bukan diatas hawa nafsu, retorika dan kejahilan. Ayat di atas juga merupakan ketegasan dari Allah subhanahu wa ta’ala dalam rangka memerintah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengatakan kepada manusia, “aku bukan orang-orang musyrik, aku muslim“. Serta perintah agar Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak manusia kepada Allah dan bukan kepada kelompoknya, organisasinya, partainya atau yang lain. Dan ini tugas seluruh Nabi dan Rasul.
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
ceramah agama islam, dakwah, salaf, salafy, kaidah ke 4, abu yahya badrusalam, kajian kitab, kajian tauhid, shahih bukhari, hadis sahih, ngaji mp3, kajian, hadits bukhari muslim, kitab al hikam, kitab hikam, al hikam, bulughul maram, ihya ulumuddin, kitab kuning

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar