Ayat-Ayat Ahkam: Surat al Baqarah ayat 144 (Bag 3) l Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
33 Dilihat
Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab Umdatul Ahkam, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc. hafidzahullah.
Pada ceramah agama ini, beliau akan melanjutkan ke pembahasan Ayat-Ayat Ahkam. Semoga bermanfaat.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman:
قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّـهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ ﴿١٤٤﴾
“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah[2]: 144)

Sebagaimana sudah kita sebutkan kemarin, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika diperintahkan untuk menghadap ke Baitul Maqdis, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sangat berharap supaya kiblat dikembalikan lagi ke Ka’bah. Karena itu adalah merupakan kiblatnya Nabi Ibrahim ‘Alaihish Shalatu was Salam.

Rasulullah sering melihat ke langit berharap wahyu turun dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka Allah turunkan ayat ini. Dimana saja kalian berada maka hendaknya kamu ketika shalat menghadap ke kiblat.

Yang dimaksud dengan Al-Kitab di sini adalah Taurat dan Injil. Yaitu Yahudi dan Nasrani.

Mereka orang Yahudi orang Nasrani juga yakin. Namun sudah kita sebutkan bahwa yang menyebabkan mereka tidak mau beriman adalah kedengkian. Hati mereka dengki. Karena dengki itulah akhirnya mereka tidak mau menerima kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
ceramah agama islam, rodjatv, radio rodja, kajian salaf, dakwah, ceramah pendek, ayat ahkam, surat al baqarah, ayat 144, ceramah singkat, ceramah agama islam ayat ahkam, ayat ayat ahkam, al abaqarah ayat 144, dakwah salaf, dakwah islam, ceramah, ustadz abu yahya badrusalam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar