RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah Agama Islam: Introspeksilah Dirimu (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abdullah Taslim
10 Dilihat

Deskripsi

Ini merupakan sebuah video ceramah yang disiarkan oleh Rodja TV pada Rabu pagi, 13 Syawal 1436 / 29 Juli 2015. Sebuah ceramah yang mengangkat tema tentang "Introspeksilah Dirimu" yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. yang semoga dapat menjadi bahan muhasabah bagi kita yang menyimak video ceramah ini dengan seksama.

Introspeksilah Dirimu
Introspeksi diri merupakan syarat mutlak untuk seseorang itu selamat dalam menempuh jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ini seperti yang diterangkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta'ala dalam kitab Ighotatsatul Lahfan, bahwa syarat meraih taqwa adalah dengan selalu mengoreksi diri, mengoreksi nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan, karena beliau mengatakan:

وقد اتفق السالكون إلى الله على اختلاف طرقهم وتباين سلوكهم على أن النفس قاطعة بين القلب وبين الوصول إلى الرب
"Semua orang yang menempuh jalan menuju Allah (mencari keridhoan Allah), semua sepakat mengatakan bahwa nafsu manusia adalah penghalang utama untuk meraih keridhoanNya."

Yakni nafsu yang harus selalu ditundukkan dan dididik, selalu dikoreksi dan diiintrospeksi. Maka dari itu, beliau (Ibnul Qayyim) mengatakan, (bahwa) cara untuk bisa mengatasi nafsu adalah dengan selalu diintrospeksi dan diluruskan keinginannya. Dan ini bukan cuma berlaku sekali-dua kali (saja), (tapi) setiap saat, bahkan setiap kita berbuat, setiap kita berkata dan melakukan perbuatan.

Kita menuju tempat untuk menuntut ilmu pun, kita mengintrospeksi diri, niat kita untuk apa? Setelah pulang pun, kita introspeksi diri, apa manfaat yang kita dapatkan dan apa perubahan pada diri kita dengan ilmu yang telah kita pelajari. Semua kita introspeksi. Jangan ada yang menganggap, "Oh saya sekarang sudah mengikuti kajian, banyak majelis yang saya ikuti, banyak kitab yang saya pelajari, banyak ibadah yang saya amalkan," lantas dia merasa dirinya telah terjamin keselamatan. Maka ini sangat jauh dari petunjuk para ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

Jadi, introspeksilah dirimu.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَلْتَنظُرْ‌ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَد ... ﴿الحشر : ١٨﴾
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); ..." (QS Al-Hasyr [59]: 18)

Ingat, pertimbangan kita adalah kita ingin selamat ketika menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita ingin ditutup hidup kita, diakhiri hayat kita, dengna husnul khotimah, mati di atas kebaikan, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالخَوَاتِيمِ
"Sesungguhnya amal manusia tergantung pada penutup (akhir)nya."

Maka tidak mesti saat ini kalau kita menyaksikan diri kita kelihatannya baik, lantas kita mengatakan, "Oh, pasti nanti saya juga akhirnya akan baik." Tentu kita berharap dan berdoa kepada Allah, tapi tidak ada yang memastikannya, tidak ada yang bisa menjaminnya, kecuali orang-orang yang ditolong Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mari simak sebuah video ceramah tazkiyatun nufus yang kiranya sangat tepat sebagai renungan kita hari ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/2015/07/29/introspeksilah-dirimu-ustadz-abdullah-taslim-ma/

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS