Ceramah Agama Islam: Kan Ku Gapai Bahagiaku (Ustadz Rizal Yuliar, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
168 Dilihat

Berikut adalah ceramah agama Islam yang diselenggarakan pada Ahad pagi, 8 Jumadal Akhirah 1436 / 29 Maret 2015, pukul 09:00-11:30 WIB di Masjid Masjid Al-Bina, Jl. Pintu Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan. Ceramah disampaikan oleh Ustadz Rizal Yuliar, Lc. dengan materi tazkiyatun nufus berjudulkan “Kan Ku Gapai Bahagiaku“.

Kan Ku Gapai Bahagiaku
Kalaulah kita itu tersenyum, maka kita berharap bahwa senyum itu betul-betul menghadirkan rasa bahagia. Sebagian orang mengatakan bahwa bahagia itu adalah ketika ia mendapatkan kedudukan yang tinggi pada sebuah perusahaan. Bagi orang yang lain, bahagia itu artinya memiliki harta yang berlimpah. Bagi orang yang lain lagi, bahagia itu artinya segala bentuk usaha politik yang ia lakukan bisa sampai kepada titik yang ia harapkan. Dan begitu seterusnya. Masing-masing berharap bahagia, namun masing-masing pula memiliki arti kebahagiaan yang berbeda-beda.

Sebelum lebih lanjut kita akan berbicara tentang hakikat kebahagian yang didambakan oleh setiap orang, maka terlebih dahulu kita mengingat kembali, menyegarkan ingatan kita bersama (tentang) keberadaan kita di zaman seperti saat ini. Ada beberapa hadits yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam di dalam kita menghadapi hidup ini. Sebuah hadits yang secara shahih diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari sahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا أَوْ يُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

“Bersegeralah kalian untuk beramal sebelum datang kepada kalian fitnah yang bertubi-tubi seperti potongan-potongan malam, (di masa semakin banyak bertumpuk dan bertubinya fitnah itu) di pagi hari seseorang masih menjadi mukmin namun di sore hari ia telah menjadi kafir atau di sore hari ia masih dalam kondisi beriman namun di keesokan harinya ia telah menjadi kafir; Ia jual agamanya untuk secuil dari kenikmatan dunia.”

Lalu bagaimana hakikat bahagia yang sebenarnya? Mari kita simak rekaman video ceramah ini yang semoga dengan merenungkan ceramah ini, Allah Ta’ala memudahkan kita untuk menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=12871
Rodja.TV: http://rodja.tv/1653

Kategori
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda
Label
ceramah agama islam, ceramah sunnah, ceramah singkat, ceramah, kan ku gapai bahagiaku, bahagia, senang, cara menggapai bahagia, sunnah, rodja radio rodja, rodjatv, rodja, kajian rodja

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar