RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah Agama Islam: Lelah Dikejar Dunia (Ustadz Maududi Abdullah, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Maududi Abdullah
155 Dilihat

Deskripsi

Video ceramah yang yang menggugah jiwa, yang mengingatkan kita kepada hakikat dunia dan bagaimana ke-MahaPemurah-an Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengaruniakan kepada kita segala kekayaan yang hakiki, untuk kemudian harus kita manfaatkan untuk beribadah kepadaNya. Simak ceramah agama Islam oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. yang disampaikan di Masjid Syifa Budi Lippo Cikarang, Komplek IIBS, belakang Pasar Sentral, Kawasan Industri Hyundai, Lippo Cikarang, Bekasi pada Sabtu sore, 25 Al-Muharram 1437 H / 7 November 2015, ba’da Ashar hingga pukul 17:30 WIB, yakni dengan judul “Lelah Dikejar Dunia“.

Lelah Dikejar Dunia

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:
فَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ ۚ إِنَّمَا يُرِ‌يدُ اللَّـهُ لِيُعَذِّبَهُم بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُ‌ونَ ﴿التوبة : ٥٥﴾
“Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir.” (QS At-Taubah [9]: 55)

Hal yang senada dengan ini adalah di dalam Surat At-Taubah, ayat ke-85.

وَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَأَوْلَادُهُمْ ۚ إِنَّمَا يُرِ‌يدُ اللَّـهُ أَن يُعَذِّبَهُم بِهَا فِي الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُ‌ونَ ﴿التوبة : ٨٥﴾
“Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir.” (QS At-Taubah [9]: 85)

Maka kita dilarang takjub kepada harta orang-orang kafir. Namun banyak dari kita yang salah, kita takjub dengan banyaknya harta yang ada pada mereka.



Allah turunkan harta kepada manusia agar kemudian harta itu dijadikan sarana beribadah. Fungsi harta sama dengan fungsi mata, tangan, dan kaki, yaitu jadikan dia sarana ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di dalam Surat Al-Qashash, ayat ke-77:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّـهُ الدَّارَ‌ الْآخِرَ‌ةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا … ﴿القصص : ٧٧﴾
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi …” (QS Al-Qashash [28]: 77)

Berarti apa yang telah Allah berikan kepada kita, gunakan itu sebagai sarana mengejar kampung akhirat. Kalau kita posisikan harta pada ayat ini, (maka) dia sama dengan mata, sama dengan telinga, dan sama dengan tangan. Tidak ada bedanya sarana yang Allah berikan. Jadikan sarana ini sebagai sarana untuk meraih kampung akhirat. Dan kampung akhirat dikejar bukan semata-mata dengan harta, masih bnyak yang lain. Itu (harta) hanya secuil kecil dari sebagian sarana dunia yang Allah berikan kepada kita, yang lain lebih banyak yang lebih besar daripada itu.

Mari simak video ceramah bertajuk tazkiyatun nufus ini sekarang juga.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/2015/11/07/lelah-dikejar-dunia-ustadz-maududi-abdullah-lc/

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS