RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah Agama Islam: Siapa Bilang Muslimah Tidak Boleh Berdandan? (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Muslimah Ustadz Abdullah Taslim
30 Dilihat

Deskripsi

Video ceramah agama Islam ini mengupas tentang fiqih wanita dengan mengetengahkan tema berjudul Siapa Bilang Muslimah Tidak Boleh Berdandan?. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim di Masjid Al-Bina, Jl. Pintu Satu Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Kamis pagi, 4 Rajab 1436 / 23 April 2015, pukul 09:00-11:30 WIB.

Siapa Bilang Muslimah Tidak Boleh Berdandan?
Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Indah. Di dalam hadits yang shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Indah dan Dia hanya mencintai hal-hal yang indah.”

Allah Maha Indah, segala sesuatu yang dicintai oleh Allah itu pasti membawa keindahan. Ada orang yang salah paham, dia mengartikan hadits ini, “Oh berarti semua yang indah itu pasti Allah cintai.” Indah menurut siapa? Manusia itu akan menganggap sesuatu indah kalau sesuai keinginannya. Belum tentu indah menurut Islam.

Artinya, Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan, maksudnya adalah agama yang diturunkanNya, syariat yang digariskanNya, dan hukum-hukum yang ditetapkanNya di dalam Islam itu adalah keindahan, karena Allah mencintainya, diturunkan untuk menjadikan indah hidup manusia. Siapa yang berpegang teguh dengannya, banyak mengambil bagian dengan mengamalkannya, maka berarti dia menyempurnakan nilai keindahan dalam dirinya.

Sebuah video ceramah yang insya Allah sangat bermanfaat bagi kaum wanita, khususnya bagi diri-diri Muslimah yang berjiwakan penuh akan kehanifan.

http://rodja.tv/siapa-bilang-muslimah-tidak-boleh-berdandan-ustadz-abdullah-taslim-ma/

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS