Ceramah Agama Islam: Solusi Islam terhadap Korupsi (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)
RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah Agama Islam: Solusi Islam terhadap Korupsi (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Erwandi Tarmizi
75 Dilihat

Deskripsi

Ceramah agama Islam oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi yang beliau angkat dari buku yang beliau tulis berjudul Harta Haram Muamalat Kontemporer, dengan pembahasan tentang Solusi Islam terhadap Korupsi.

Islam Memberikan Solusi dan Teladan dalam Penanganan Korupsi
Apakah Islam membiarkan begitu saja, bila orang yang diangkat ternyata memang sudah memenuhi kriteria orang yang shalih, kemudian orang tersebut sebelumnya juga amanah / jujur dan sudah dilakukan pengawasan-pengawasan. Ternyata, la qaddarallah, dia melakukan tindak korupsi. Apakah dibiarkan saja?

Tidak! Seperti tindakan yang diambil oleh Umar kepada Abu Hurairah. Siapa yang tidak kenal dengan Abu Hurairah? Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menghafal terbanyak hadits Rasulullah. Orang yang pasti shalih dan amanah. Tetapi, ketika ‘Umar melihat perkembangan hartanya yang tidak normal, ‘Umar tetap melakukan tindakan yang diinginkan dia. Walhasil, akhirnya setelah diselidiki kembali, ternyata memang Abu Hurairah adalah orang yang saleh dan tidak mungkin akan melakukan tindak kecurangan korupsi tersebut, tetapi ‘Umar di awalnya tetap tidak membiarkan dengan sangsi awal berupa pemecatan / diberhentikan langsung, kemudian hartanya ditarik dan dimasukkan ke baitul mal, kemudian setelah itu baru diselidiki ulang.

Ini pada masa sahabat. Apalagi pada masa sekarang?
Bukan tempatnya para penegak hukum tersebut berhusnudzan terhadap orang-orang yang diamanahkan kemudian terlihat tanda-tanda dia melakukan tindakan tidak terpuji. Maka sangsi pun diterapkan dalam Islam untuk orang-orang seperti ini.

Namun, sangsi apakah yang diterapkan dalam Islam? Apakah bisa diterapkan sangsi potong tangan? Dianggap atau disamakan dia dengan pencuri berdasarkan firman Allah berikut?

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُواْ أَيْدِيَهُمَا جَزَاء بِمَا كَسَبَا نَكَالاً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (المائدة: ٣٨)

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Maidah [5]: 38)

Apakah bisa kita katakan dan bisa terapkan hukum potong tangan untuk seorang koruptor? Atau mungkin yang sekarang sering mencuat sebuah hukum yang ditawarkan oleh beberapa pihak, yaitu dengan hukum mati?

Mari kita lihat satu-persatu (hal tersebut) dalam tinjauan Islam dengan menyimak video ceramah ini.

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS