RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah: Urgensi Dzikir dan Syukur - Kitab Fawaidul Fawaid (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Yahya Badrusalam Dzikir
70 Dilihat

Deskripsi

Alhamdulillah, dapat kita lanjutkan kembali untaian pembahasan tazkiyatun nufus dari kitab karya ulama kenamaan, Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah. Dalam kajian kitab Fawaidul Fawaid kali ini, Ustadz Abu Yahya Badrusalam akan mengupas pasal tentang "Urgensi Dzikir dan Syukur", di mana di balik judul pasal ini menyimpan hikmah yang amat besar, terutama untuk kehidupan kita sebagai orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Kajian Kitab Fawaidul Fawaid
Urgensi Dzikir dan Syukur (أنفع الناس وأضرهم)

مبنى الدين على قاعدتين‏:‏ الذكر والشكر،
“Pondasi agama kita ini ada dua kaidah: dzikir dan syukur.”

قال تعالى‏: فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِي وَلاَ تَكْفُرُونِ ،سورة البقرة، الآية‏:‏ ١٥٢،
“Allah Ta’ala berfirman, “Berdzikirlah (ingatlah) kamu kepadaKu niscaya Aku akan mengingat kamu. Dan bersyukurlah kepadaKu dan jangan kamu kafir kepadaKu.” (QS Al-Baqarah [2]: 152)”

Di sini Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan 2 perkara. Yang pertama yaitu berdzikir. Dan yang kedua yaitu bersyukur.

وقال النبي صلى الله عليه وسلم لمعاذ‏‏‏:‏ ‏والله إني لأحبك فلا تنس أن تقول دبر كل صلاة ‏:‏ اللهم أعنِّي على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك‏،
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, “Demi Allah, aku sungguh mencintai kamu, maka jangan kamu lupakan untuk mengucapkan kalimat ini di belakang (akhir) tiap shalat), “Ya Allah, bantu aku untuk mengingat Engkau, bantu aku untuk mensyukuri nikmatMu, dan bantu aku untuk memperbaiki ibadahku kepadaMu.”

Subhanallah ini doa yang sangat luar biasa. Di sini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminta bantuan kepada Allah untuk berdzikir dan bersyukur memperbaiki ibadah, padahal kalau kita pikirkan, (bahwa) dzikir itu ibadah yang mudah. Siapa sih yang di antara kita yang tidak bisa mengucapkan, “Subhanallah,” “Alhamdulillah,” “La ilaha illaLlah,” “Allahu akbar,” “La haula wa la quwwata illa biLlah.” Semua kita mampu melakukan itu. Mudah! Bahkan ketika kita mengucapkan, “Subhanallah,” mungkin hanya 1 detik, ketika kita mengucapkan, “Alhamdulillah,” hanya 1 detik, bahkan mungkin kurang, dan pahalanya pun luar biasa. Rasulullah bersabda:

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ
“Dan ucapan “alhamdulillah” itu memenuhi timbangan.”

وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ أَوْ تَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
“Serta ucapan “subhanallah” dan “alhamdulillah” memenuhi yang ada di langit dan di bumi.”

Masya Allah…
Tapi subhanallah, banyak orang yang tidak dibantu oleh Allah untuk berdzikir!

Ayo simak video ceramah dari kitab Fawaidul Fawaid ini dan semoga kita termasuk orang-orang yang dibantu oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam berdzikir dan bersyukur kepadanya.

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS