Ceramah: Wajibnya Mengagungkan Sunnah dan Bahaya Mengolok-olok Sunnah (Ustadz Abu Qatadah)
RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah: Wajibnya Mengagungkan Sunnah dan Bahaya Mengolok-olok Sunnah (Ustadz Abu Qatadah)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Qatadah
71 Dilihat

Deskripsi

Sebuah ceramah agama Islam yang disampaikan di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Jl. Pahlawan, belakang Polsek Cileungsi, Kp. Tengah, RT 03 / RW 03, Cileungsi, Bogor pada Sabtu malam, 20 Dzulhijjah 1436 / 3 Oktober 2015, ba'da Maghrib (waktu setempat). Adalah sebuah ceramah yang mengangkat sebuah tema yang cukup menghangat belakangan ini, yaitu tentang "Wajibnya Mengagungkan Sunnah dan Bahaya Mengolok-olok Sunnah". Semua dari Muslimin Ahlus Sunnah wal Jama'ah sudah barang tentu mengagungkan Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, namun apa kiranya bahaya yang didapat apabila kita memperolok-olok / menghina Sunnah Nabi yang mulia tersebut? Mari simak video ceramah berikut ini.

Wajibnya Mengagungkan Sunnah
Yang dimaksud dengan Sunnah pada pembahasan kali ini bukanlah sunnah yang bermakna sesuatu yang tidak wajib. Namun, Sunnah yang dimaksud dalam kajian kali ini adalah segala sesuatu yang datang dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, baik itu yang berkaitan dengan aqidah, cara beribadah, cara bermu'amalah, cara bersiyasah, atau yang berkaitan dengan akhlak.

Dengan kata lain, sunnah yang kita bahas adalah setiap yang datang dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, baik berupa ucapan-ucapan beliau, perbuatan-perbuatan beliau, atau persetujuan-persetujuan beliau.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda di dalam hadits Al-Irbadh bin Sariyah:

أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ، وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌ، فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّيْنَ، عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ، فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

"Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepada pemimpin, meskipun yang dia berasal dari budak Ethiopia. Sesungguhnya orang yang hidup nanti (setelahku) akan melihat perpecahan yang banyak, maka hendaknya kalian senantiasa berpegang teguh dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafa Ar-Rasyidin yang diberi petunjuk. Gigitlah ia dengan gigi geraham dan jauhilah oleh kalian perkara yang diada-adakan. Karena setiap perkara yang diada-adakan itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu sesat."

Mengagungkan sunnah merupakan kewajiban bagi setiap mukmin, memuliakan syariat yang dibawa oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam wajib, dan kewajiban mengagungkan sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dibangun di atas dalil-dalil yang sangat agung.

Islam dibangun di atas kaidah yang sangat agung, yaitu kaidah mengagungkan syiar Islam. Yang artinya, barangsiapa yang tidak mengagungkan syiar Islam, maka imannya adalah cacat atau bahkan rusak.

Di dalam hadits yang shahih, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan kepada kita, bahwa simpul iman atau ikatan iman adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah Ta'ala. Seorang yang beriman sudah semestinya mencintai setiap yang dicintai oleh Allah dan dia membenci apa yang memang dibenci oleh Allah. Barangsiapa yang membenci apa yang dicintai oleh Allah, maka berarti ia telah merusak imannya.

Ayo simak video ceramahnya.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/2015/10/03/wajibnya-mengagungkan-sunnah-dan-bahaya-mengolok-olok-sunnah-ustadz-abu-qatadah/
Rodja.TV: http://rodja.tv/wajibnya-mengagungkan-sunnah-dan-bahaya-mengolok-olok-sunnah-ustadz-abu-qatadah_40d811ff4.html

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS