Definisi Bid'ah - Prinsip dasar Islam (Ustadz Fachrudin Nu'man.Lc)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
204 Dilihat

Definisi Bid’ah – Prinsip Dasar Islam merupakan ceramah agama Islam oleh: Ustadz Fachrudin Nu’man, Lc.

Ceramah agama ini disarikan dari buku “Prinsip Dasar Islam” menurut Al-Quran dan As-Sunnah yang shahih karya Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullahu ta’ala. Buku tersebut menjelaskan prinsip-prinsip dasar agama Islam yang wajib diketahui oleh setiap muslim dan muslimah.
RINGKASAN CERAMAH AGAMA: DEFINISI BID’AH – PRINSIP DASAR ISLAM
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menunjukkan semua cara beribadah dan beragama. Generasi terdahulu yang mereka beragama diatas pondasi agama yang kuat, mereka selamat. Bahkan mereka dipuji oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Pada kajian sebelumnya, telah dibahas tiga kesepakatan yang mustahil kita tidak sepakat. Bahkan jika kita tidak menyepakati hal ini maka kita akan kafir. Kesepakatan itu adalah:

Islam agama yang sempurna.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyampaikan seluruh agama ini.
Kaum muslimin wajib mengikuti Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan dalam Al-Qur’an ada 33 ayat yang memerintahkan untuk mentaati Allah dan RasulNya.
Kaidah-kaidah di atas mematahkan seluruh pemikiran-pemikiran yang seakan-akan mengatakan agama ini masih kurang. Agama Islam sangat sederhana dan mudah.

…يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ…

“…Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu…” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Untuk meraih kemudahan itu kita harus tahu ajaran yang benar-benar dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah berfirman:

…وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا ۚ …

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hashr [59]: 7)

Larangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika disimpulkan ada tiga macam. Dan salah satunya adalah larangan berbuat bid’ah.

LARANGAN BERBUAT BID’AH
Dalam shahih muslim, setiap kali Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak memberikan nasihat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengingatkan sahabat dengan ucapan:

أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan” (HR. Muslim no. 867)
Kalimat di atas adalah kalimat yang sangat melekat ditelinga sahabat karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengingatkan.
Maka sudah sepatutnya sebagai kaum muslimin, jangan sampai kita merasa asing dengan perkataan tersebut. Bahkan sebagian dari kaum muslimin melarang untuk mengucapkan “bid’ah”. Padahal Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap hendak mengucapkan nasihat selalu mengucapkan hal tersebut.
selamat menyimak semoga bermanfaat,

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/

Kategori
Bid'ah Ustadz Fachrudin Nu'man
Label
pengertian bid'ah, apa itu bid'ah, ceramah singkat, ceramah agama, ceramah agama islam, rodjtv, radio rodja, ustadz fachrudin nu'man, salafy, wahabi, ahlussunnah, aswaja, ahlussunnah wal jama'ah, murjiah, syiah, khawarij, ahlul bid'ah, kuburan, wali, habaib, habib, sunnah, bid'ah, salaf, tauhid, akidah, manhaj

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar