Fiqih Pendidikan Anak: Anak Dan Kesehatan Anak l Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
27 Dilihat
Menjaga Kesehatan Anak adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan tentang cara mendidik anak secara Islami (fiqih pendidikan anak). Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. pada 7 Jumadal Akhirah 1438 H / 06 Maret 2017 M.

Kesehatan jasmani manupun kesehatan rohani adalah dua jenis kesehatan yang sangat diperlukan. Hanya saja pembahasan kita kali ini adalah tentang kesehatan jasmani. Ketika kita membahas tentang kesehatan jasmani, bukan berarti kesehatan rohani tidak penting. Bahkan kesehatan rohani adalah yang paling penting. Dan pembahasan tentang kesehatan rohani telah kita bahas pada pembahasan sebelum-sebelumnya. Tentang akhlak, iman kepada Allah, itu semua adalah bagian dari kesehatan rohani.

Kita semua tahu bahwa tubuh yang sehat adalah nikmat sekaligus amanah dari Allah yang harus kita jaga. Maka dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala dibandingkan dengan mukmin yang lemah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ،
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah Azza wa Jalla dari pada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.” (HR. Muslim no. 2664)

Ketika kita membahas mukmin yang kuat lebih baik dari pada mukmin yang lemah, bukan berarti mukmin yang lemah tidak memiliki kebaikannya. Tapi kita sedang membahas mana yang lebih baik. Mukmin yang lemah juga dicintai oleh Allah. Tapi mana yang lebih dicintai oleh Allah? Tentunya mukmin yang lebih kuat. Mukmin yang lemah mempunyai kebaikan, tapi kebaikan yang ada pada mukmin yang kuat lebih besar dalam mukmin yang lemah.

Maksud kata kuat yang disebutkan dalam hadits ini adalah kekuatan iman. Namun bukan berarti kekuatan fisik tidak terpuji. Kekuatan fisik terpuji. Karena mukmin yang fisiknya kuat, dia berpeluang untuk bisa melakukan ibadah-ibadah yang tidak bisa dilakukan oleh mukmin yang lemah.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Fiqih
Label
lingkkungan rusak, kesehatan anak, kesehatan, fiqih pendidikan, ustadz abdullah zaen, kajian islam, kajian sunnah, dakwah tauhid, kajian salaf, fiqih pendidikan anak, ustadz abdullah, kajian, dakwah, tauhid, abdullah, anak dan kesehatan anak

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar