Fiqih Pendidikan Anak: Anak Dan Pendidikan Seksual (Bag 1) l Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
118 Dilihat
Pendidikan Seksual Untuk Anak adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan tentang cara mendidik anak secara Islami (fiqih pendidikan anak). Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. pada 28 Dzul Qa’idah 1438 H / 21 Agustus 2017 M.

Sering ketika kita mendengar kata “seks”, ada sebagian atau banyak diantara kita yang merasa tabu untuk memperbincangkan masalah ini. Padahal dorongan seksual yang ada didalam diri manusia itu yang menciptakannya adalah Allah azza wa jalla.

Dorongan seksual itu adalah seputar ketertarikan laki-laki kepada wanita atau sebaliknya ketertarikan wanita kepada laki-laki. Itu adalah sesuatu yang wajar bahkan kalau laki-laki tertarik sama laki-laki atau wanita tertarik dengan wanita itu justru berbahaya. Itu adalah kondisi yang tidak normal. Laki-laki tertarik dengan wanita itu normal. Wanita tertarik dengan laki-laki itu normal.

Kenapa Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan adanya ketertarikan kepada lawan jenis?

Kita tahu persis bahwa setiap apa yang ditakdirkan Allah itu pasti ada hikmahnya. Masalah kita tahu atau tidak, itu kembali kepada keterbatasan kita. Tapi pasti ada hikmahnya. Diantara hikmah adanya ketertarikan kepada lawan jenis atau apa yang disebutkan dengan potensi seksual didalam diri manusia, di antara hikmahnya adalah untuk menjaga keberlangsungan kehidupan manusia. Kalau tidak ada ketertarikan kepada lawan jenis, maka tidak ada pernikahan dan kalau tidak ada pernikahan, tidak ada keturunan, kalau tidak ada keturunan, berarti manusia akan punah. Kalau manusia habis, yang mengurusi bumi siapa?
Maka dari situlah kita mengetahui betapa tingginya hikmah Allah azza wa jalla ketika menciptakan didalam diri manusia adanya kecenderungan ini. Dan Allah subhanahu wa ta’ala sengaja membuat batasan usia dia bisa melakukan kegiatan seksual ini. Ada umur tertentu dia bisa melakukan hal ini.

Didalam agama kita, yang namanya pernikahan itu tidak sembarang umur. Tapi ada umur tertentu yang kira-kira pada usia tersebut dia bisa melakukan aktivitas seksual ini dengan baik dan bukan sekedar melakukannya tapi siap untuk menanggung resikonya.
Selamat menyimak semoga bermanfaat.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abdullah Zaen
Label
CERAMAH AGAMA, kajian islam, rodjatv, radio rodja, kajian salaf, anak dan pendidikan seksual, pendidikan anak, mendidik anak usia dini, kajian sunnah, dakwah tauhid

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar