RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Hak dalam Islam: Hak-Hak Muslim (Bagian ke-1) - (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi
143 Dilihat

Deskripsi

Alhamdulillah, kita dapat melanjutkan kembali kajian kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam karya Syaikh Shalih bin Thaha Abdul Wahid hafidzahullah, di mana pada kesempatan sebelumnya telah menyelesaikan pelajaran hak ke-19 tentang "Hak-Hak Hari Jum'at", sehingga pada kesempatan ilmiah ini kita akan melanjutkan kepada Hak ke-20 yaitu "Hak-Hak Muslim (Bagian ke-1)". Mari simak rekaman video ceramah ini yang sejatinya merupakan kajian di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor bersama Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc. pada Senin malam, 17 Dzulqa’dah 1436 / 31 Agustus 2015, pukul 18:00-19:00 WIB.



Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam
Hak-Hak Muslim (Bagian ke-1)
Pada kesempatan yang mulia ini kita akan bahas tentang “Hak Muslim“. Umat Islam adalah ummatul Qur’an, umat tauhid, umat Nabi kita yang kita cintai, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, umat yang dikeluarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar, umat yang paling mulia, umat yang Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan dalam Al-Qur’an adalah umat yang wasatha (umat yang pertengahan) antara yang berlebih-lebihan dan berkurang-kurangan.

Pada kesempatan yang mulia ini, kita akan membahas tentang “Hak Umat Islam”. Hak umat Islam atas kita memiliki banyak hak dan dalam kesempatan yang mulia ini kita akan membacakan kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam, disebut oleh al-muallif (penulis) ada 4 hak. Dan pada kesempatan yang mulia ini akan saya (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. – Red) bahas hak yang pertama dari hak umat Islam karena agak panjang (pembahasan) hak ini.

Hak Muslim
Ada beberapa hak umat Islam.

1. Bersatu, Berpegang Teguh dengan Agama Allah, dan Tidak Berpecah Belah

Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an Al-Karim, begitu juga Nabi kita yang kita cintai, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam dalam hadits-haditsnya, begitu juga para sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam berbicara tentang persatuan ini. Allah memerintahkan hamba-hambaNya, kaum mukminin untuk bersatu:

إِنَّ هَـٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ ﴿٩٢﴾ وَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ ۖ كُلٌّ إِلَيْنَا رَاجِعُونَ ﴿٩٣﴾ – ﴿الأنبياء : ٩٢-٩٣﴾
“Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. (92) Dan mereka terpecah belah dalam urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kami-lah masing-masing golongan itu akan kembali. (93)” (QS Al-Anbiya’ [21]: 92-93)

Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam 2 ayat yang mulia ini menerangkan kepada kita tentang umat agama Islam (agama Tauhid) ini adalah satu. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala mencelah perpecahan / perselisihan.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=15683
Rodja.TV: http://rodja.tv/2896

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS