RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Hak dalam Islam: Hak Kerabat (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi
122 Dilihat

Deskripsi

Alhamdulillah, kembali dapat kita simak kajian dari kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam karya Syaikh Shalih bin Thaha Abdul Wahid hafidzahullah. Pada kajian sebelumnya telah menuntaskan pelajaran tentang “Hak-Hak Anak yang Harus Ditunaikan oleh Orang Tuanya“, maka tiba pada kesempatan kali ini kita akan mengkaji hak ke-9, yaitu “Hak-Hak Kerabat“. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin malam, 20 Rabiul Akhir 1436 / 9 Februari 2015, pukul 18:00-19:00 WIB di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Cileungsi, Bogor.

NB: Mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.

Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam
Hak-Hak Kerabat

Pada kesempatan yang mulia ini, insya Allahu Ta’ala, kita akan membahas tentang masalah yang sangat penting dari pelajaran yang ke-9, yakni tentang “حق الأرحام” / “Hak-Hak Kerabat“. ‘Al-Arham‘ (الأرحام) adalah jama’ dari ‘rahim‘ (رحم).



1. Menyambung Kekerabatan (Bersilaturahmi ke Kerabat)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat An-Nisa’, ayat ke-36:

وَاعْبُدُوا اللَّـهَ وَلَا تُشْرِ‌كُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْ‌بَىٰ … ﴿النساء : ٣٦﴾
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat” (QS An-Nisa’ [4]: 36)

Di antara ayat yang menjelaskan tentang kewajiban berbuat baik kepada kerabat adalah yang Allah firmankan dalam Surat Ar-Rum, ayat ke-38:

فَآتِ ذَا الْقُرْ‌بَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ‌ لِّلَّذِينَ يُرِ‌يدُونَ وَجْهَ اللَّـهِ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿الروم : ٣٨﴾
“Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang beruntung. (” (QS Ar-Rum [30]: 30)

Ayat yang mulia ini menerangkan kepada kita tentang kewajiban berbuat baik kepada kerabat. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan (bahwa) itu adalah hal yang baik. Dan orang-orang yang berbuat kebaikan kepada kerabat, kata Allah, adalah orang-orang yang beruntung.

Rasul kita yang mulia ‘alaihish shalatu was salam juga dalam Sunnah-nya memerintahkan kita untuk menyambung rahim (silaturahmi), di antaranya sabda beliau dalam hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya. Rasul bersabda:

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Siapa saja orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.”

Dalam hadits yang lain, hadits ini hasan, dihasankan oleh para ulama, dikeluarkan oleh Al-Imam Ath-Thabrani di dalam Mu’jam-nya. Rasul yang mulia ‘alaihish shalatu was salam bersabda:

اتَّقُوا اللَّهَ وَصِلُوا أَرْحَامَكُمْ
“Bertaqwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sambunglah tali silaturahmi.”

Ayat-ayat dan hadits-hadits tadi menunjukkan kepada kita tentang wajibnya menyambung tali silaturahmi.

Simak di antara hak-hak kerabat, di mana dalam video ceramah ini dibahas 3 hak dari kerabat, sekaligus simak berbagai keutamaan silaturahmi (menyambung hubungan rahim).

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=11457
Rodja.TV: http://rodja.tv/1343

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS