Hawa Nafsu & Bahayanya l Ustadz Abu Haidar As Sundawy

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
22 Dilihat
Hendaknya seseorang berusaha untuk selalu melawan hawa nafsunya secara bertahap, sedikit demi sedikit. Sampai dia mendapatkan nikmatnya mengalahkan hawa nafsu. Karena dengan demikian kekuatannya akan menjadi mantap dan barangsiapa yang merasakan lezatnya mengalahkan hawa nafsu, maka ia akan merasakan bahwasanya itu adalah kelezatan yang sangat luar biasa. Dan dengan membiasakan diri untuk melakukan perbuatan-perbuatan atau amalan-amalan yang berat, maka seseorang akan terbiasa untuk melakukan amalan-amalan tersebut.

Dapat kita lihat orang-orang yang bekerja untuk mengangkat barang-barang dan pekerja-pekerja berat, kekuatan mereka terus bertambah. Sebaliknya orang-orang yang pekerjaannya sebagai tukang jahit atau semacamnya, maka kekuatan mereka tidak bertambah seperti orang yang memang bekerja berat. Barangsiapa yang meninggalkan kesungguhan untuk melawan hawa nafsu maka agamanya akan selalu berkurang dan syahwatnya akan menjadi kuat. Dan barangsiapa yang selalu membiasakan diri untuk melawan hawa nafsunya, ia akan menang atas hawa nafsunya kapanpun dia inginkan. Ini adalah terjemahan dari perkataan Ibnu Qayyim dan ini adalah faktor yang ke-11 yang dapat membantu seseorang untuk menjauhi perbuatan dosa dan maksiat.

Bermujahadah atau bersungguh-sungguh untuk mengalahkan godaan-godaan untuk berbuat maksiat. Karena sesungguhnya diantara keutamaan untuk bermujahadah, mengalahkan hawa nafsu dan setan adalah seseorang akan mendapatkan kekebalan untuk melawan hawa nafsu dan setan tersebut. Dan dengan selalu berusaha bersungguh-sungguh untuk melawan hawa nafsu dan setan, akan menjadi lemah keinginan seseorang untuk berbuat maksiat dan akan mudah baginya untuk meninggalkan perbuatan dosa dan maksiat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّـهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٦٩﴾
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut[29]: 69)

Juga Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَيَزِيدُ اللَّـهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى ۗ..
“Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk…” (QS. Maryam[19]: 76)

Dan seorang muslim apabila selalu bermujahadah, bersungguh-sungguh melawan godaan-godaan setan, ajakan-ajakan hawa nafsu, ajakan-ajakan untuk berbuat maksiat, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan memudahkan dia mendapatkan jalan hidayah. Sebaliknya orang yang menyerah terhadap godaan-godaan setan, menyerah dengan hawa nafsunya, maka ia akan lemah untuk melawan hawa nafsu tersebut bahkan ia akan menjadi tawanan dari syahwatnya.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar