Islam Agama Damai dan Kasih Sayang l Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin Amir bin Ali Ar-Ruhaily

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
53 Dilihat
Islam Agama Damai dan Kasih Sayang adalah tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili dan diterjemahkan oleh Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. pada Ahad, 22 Rabbi’ul Tsani 1440 H / 30 Desember 2018 M. Disiarkan secara langsung dari Masjid Raya Darul Amal, Alun-Alun Lapangan Pancasila Jl. Tentara Pelajar No. 2, Salatiga.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Kita memujinya dengan pujian yang banyak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala melimpahkan shalawat, salam dan barokah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabat beliau semuanya. Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari ini, Allah subhanahu wa ta’ala mengumpulkan kita semua dalam sebuah pertemuan yang diberkahi InsyaAllah. Di salah satu rumah Allah subhanahu wa ta’ala, untuk saling mengingatkan ilmu, saling berwasiat diantara kita, berusaha semampunya untuk menjelaskan apa yang diminta untuk dijelaskan, untuk kemudian berusaha mengamalkan ilmu yang kita pelajari itu.

Sebuah judul yang bagus untuk kajian pagi hari ini. Yakni Islam adalah agama damai dan kasih sayang. Topik ini adalah topik yang sangat agung dan mengandung pembahasan dua hakikat. yang pertama hakikat bahwasannya Islam adalah agama kasih sayang atau rahmat. Dan yang kedua adalah Islam agama damai. Dua hakikat ini adalah dua hakikat yang sangat jelas, gamblang dan disepakati. Dan pembahasan kita akan dibatasi pada beberapa sisi saja. Kita akan menyebutkan beberapa contoh saja sebagai bentuk pengingat untuk kita semua karena untuk bisa memberikan hak yang sepenuhnya untuk dua bab ini atau dua hakikat ini, kita butuh waktu yang panjang. Dan kalau seandainya dua topik ini ditulis dalam buku, maka itu membutuhkan beberapa jilid untuk membahasnya.

Sebelum kita membahas tentang Islam agama rahmat, perlu kita ketahui bersama dahulu apa itu rahmat? Apa definisi rahmat? Dan para ulama telah menyebutkan banyak definisi dengan redaksi yang berbeda-beda namun seperti dikatakan oleh Ibnul Qayyim rahimahullahu ta’ala, rahmat itu tidak perlu ditafsirkan dengan lebih dari dari apa yang dikenal oleh banyak orang. Karena kata rahmat dan kasih sayang adalah sebuah kata yang sudah dikenal oleh masyarakat umum. Seperti pohon, hewan dan semacamnya. Yang kalau kita ingin mendefinisikan sebuah definisi khusus justru itu menjadi semacam takalluf (membebani dirinya sesuatu yang tidak perlu).

Para ulama menjelaskan yang sudah diketahui tidak perlu dikenalkan, yang sudah jelas tidak perlu dijelaskan dan yang sudah gamblang tidak perlu ditafsirkan lagi. Sebagian ulama menyamakan antara kasih sayang dan kelemahlembutan. Namun ini tidak pas. Karena Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam disifati sebagai yang lemah lembut dan berkasih sayang. Demikian juga Allah subhanahu wa ta’ala disifati dengan dua sifat ini. Dan penyebutkan dua sifat ini secara berbeda menunjukkan bahwa keduanya memiliki makna yang berbeda meskipun berdekatan.

Sebelum kita membahas tentang contoh-contoh fenomena rahmat dalam Islam, perlu kita ketahui bahwasanya rahmat itu membawa kepada semua kebaikan. Dan kasih sayang menghalangi kita dari semua keburukan. Diantara pengaruh rahmat dalam kehidupan kita adalah sifat memaafkan. Kemudian juga sifat berbuat baik kepada orang lain sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berbuat baik kepada hamba-hambaNya.

Perlu kita catat juga bahwasanya rahmat dan kasih sayang harus dibingkai dengan bingkai syariat. Orang yang ingin menyampaikan rahmat kepada umat Islam atau kepada umat yang lain, maka dia harus membingkainya dengan bingkai syariat.

Jangan mengaku mendakwahkan kasih sayang atau rahmat kalau dia melanggar aturan-aturan Allah subhanahu wa ta’ala. Itu adalah rahmat yang semu, kasih sayang yang tidak sesungguhnya. Demikian juga kalau ada orang yang meninggalkan syariat-syariat Allah subhanahu wa ta’ala, ketika dia sedang berusaha menjelaskan rahmat dan kasih sayang dalam Islam, ingin menunjukkan kasih sayang terdapat dalam Islam, maka ini adalah termasuk pemahaman yang salah untuk makna rahmat.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Anas Burhanuddin
Label
ceramah agama islam, dakwah islam, dakwah tauhid, islam, agama, agama islam, kasih sayang, sayang nabi, dakwah, tauhid, aqidah, manhaj islam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar