Kajian kitab: Al Jam'u Baina Ash Shahihain Hadist No 55-57 l Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
20 Dilihat
Apakah Kebaikan Sebelum Masuk Islam Tetap Dicatat Oleh Allah adalah bagian dari kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab الجمع بين صحيحين (Al-Jam’u Baina As-Sahihain) yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 19 Syawwal 1440 H / 23 Juni 2019 M.

FAIDAH HADITS KE-55

1. Luasnya Karunia Allah

Dimana karunia Allah sangat luas sekali. Dan karena keluasan karuniaNya, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kepada orang yang masuk Islam amal kebaikan yang dulu ia lakukan di masa jahiliyah tetap dihitung oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

2. Islam hanya menghancurkan dosa-dosa yang dilakukan di masa jahiliyah

Adapun kebaikannya tidak dihancurkan oleh Islam dan tetap ditulis sebagai sebuah kebaikan. Makanya disebutkan dalam hadits:

الْإِسْلَامَ يَجُبُّ مَا قَبْلَهُ
“Islam itu menghancurkan dosa sebelum Islam”. (HR. Muslim)

Berarti yang dihancurkan oleh Islam adalah dosa-dosa yang ia lakukan dahulu di masa jahiliyyah.

Sekarang kalau misalnya ada orang masuk Islam, dulu di masa jahiliyahnya sebelum masuk Islam dia melakukan dosa. Kemudian setelah masuk Islam ternyata ia tetap saja tidak meninggalkan dosa tersebut. Ini ikhtilaf para ulama, apakah dosa-dosa sebelum Islam ditulis juga? Masalahnya adalah dia tidak meninggalkan dosa setelah masuk Islam. Kebanyakan ulama mengatakan tetap ditulis. Contoh, kalau misalnya sebelum Islam dia suka main judi lalu setelah masuk Islam tetap main judi. Maka banyak ulama mengatakan dosa-dosa dulu semasa jahiliyah tetap ditulis oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Keutamaan amalan-amalan yang baik

Bahwasanya Allah tidak mungkin menyia-nyiakan amalan kebaikan. Orang kafir yang tidak masuk Islam, kalau ia berbuat kebaikan tetap Allah berikan balasan. Tapi disebutkan dalam Riwayat Abu Daud bahwa orang yang jahiliyah itu diberikan balasannya hanya di dunia. Kalau dia sedekah, maka Allah balas, tapi di dunia. Kalau ia bersilaturahim, Allah balas tapi di dunia. Di akhirat tidak lagi. Itu kalau ia wafat di atas kekafirannya.

Diantara nama Allah adalah Asy-Syakir atau Asy-Syakur (Yang Maha Berterimakasih). Maka Allah berterima kasih kepada hamba-hambaNya, padahal Allah tidak butuh kepada hamba. Amalan yang dilakukan di masa jahiliyah setelah masuk Islam tetap ditulis oleh Allah. Ini menunjukkan Allah berterima kasih.

selamat menyimak semoga bermanfaat.
Download rekaman audio melalui: https://www.radiorodja.com/47668-apakah-kebaikan-sebelum-masuk-islam-tetap-dicatat-oleh-allah/#faidah-hadits-ke-55
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
kajian islam, abu yahya, yahya badrusalam, dakwah sunnah, ceramah pendek

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar