Kajian kitab: Al Jam'u Baina Ash Shahihain Hadist No.32 l Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
28 Dilihat
Bab Berkurangnya Iman Akibat Maksiat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan الجمع بين صحيحين (Al-Jam’u Baina As-Sahihain), sebuah kitab yang berisi Kumpulan shahih Bukhari dan Muslim karya Syaikh Yahya bin Abdul Aziz Al-Yahya. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 5 Jumadal Akhirah 1440 H / 10 Februari 2019 M.

Pembahasan kali ini sampai pada hadits ke-32 halaman 15 pada kitab Al-Jam’u Baina As-Sahihain.

لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً يَرْفَعُ النَّاسُ إِلَيْهِ فِيهَا أَبْصَارَهُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ
“Tidaklah orang yang berzina ketika ia sedang berzina dalam keadaan dia Mukmin, dan tidaklah orang yang meminum arak disaat ia minum arak dalam keadaan Mukmin, dan tidaklah orang yang mencuri disaat ia mencuri dalam keadaan Mukmin, dan tidaklah seseorang merampok harta orang kaya yang dihormati oleh manusia dalam keadaan ia Mukmin.”

Dalam satu riwayat:

وَالتَّوْبَةُ مَعْرُوضَةٌ بَعْدُ
“Dan Taubat setelah itu, akan ditampakkan setelahnya.”

Artinya jika dia memang bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka pada waktu itu imannya kembali.

Dan dalam hadits Ibnu ‘Abbas:

وَلَا يَقْتُلُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ قَالَ عِكْرِمَةُ قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ كَيْفَ يُنْزَعُ الْإِيمَانُ مِنْهُ قَالَ هَكَذَا وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ ثُمَّ أَخْرَجَهَا فَإِنْ تَابَ عَادَ إِلَيْهِ هَكَذَا وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ
“Dan tidaklah dia membunuh sedang dia dalam keadaan ia Mukmin.” Berkata Ikrimah, saya bertanya kepada Ibnu ‘Abbas; ‘bagaimana iman bisa dicabut darinya? ‘ ia menjawab; ‘begini’, sambil menjalinkan jari-jemarinya, kemudian ia keluarkan, ‘maka jika ia bertaubat, iman itu kembali kepadanya, ‘ sambil ia menjalin jari jemarinya.”

Hadits ini dijadikan dalil oleh orang Khawarij untuk mengkafirkan pelaku dosa besar. Orang Khawarij mengatakan bahwa pelaku dosa besar itu kafir, murtad dari agama Islam. Diantara dalilnya adalah hadits ini.

Kata mereka karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan, “‘tidaklah seseorang yang berzina disaat ia berzina dalam keadaan Mukmin.’ Kalau misalnya ia tidak dalam keadaan Mukmin, berarti ia kafir.'” Kata mereka.
Selamat menyimak semoga bermanfaat.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Akhlak Ceramah Agama Islam Hadist
Label
iman, maksiat, taubat, rodjatv, radio rodja, cara taubat, taubat nasuha, dakwah islam, dakwah tauhid, manhaj salaf, ceramah singkat, ceramah agama islam, berkurannya iman, akibat maksiat, terus maksiat

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar