Kajian kitab: Al Jam'u Baina Ash Shahihain Hadist No.72 l Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
37 Dilihat
Pembahasan Hadits Tentang Syafaat adalah bagian dari kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab الجمع بين صحيحين (Al-Jam’u Baina As-Sahihain) yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 22 Muharram 1441 H / 22 September 2019 M.

KAJIAN HADITS TENTANG PEMBAHASAN HADITS TENTANG SYAFAAT
Kita lanjutkan hadits yang ke-72. Dari Hammad bin Zaid, dari Amr bin Dinar, dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ بِالشَّفَاعَةِ كَأَنَّهُمُ الثَّعَارِيرُ، قُلْتُ : مَا الثَّعَارِيرُ؟ قَالَ : الضَّغَابِيسُ، وَكَانَ قَدْ سَقَطَ فَمُهُ
“Akan keluar dari api neraka dengan syafaat, seakan-akan mereka itu tsa’arir. Lalu aku berkata: ‘Apa itu tsa’arir wahai Rasulullah?’ Kata Rasulullah: ‘Mentimun kecil.’ Dan adalah mulutnya telah gugur (karena dibakar oleh api neraka)”

Hadits ini menunjukkan penetapan akan adanya syafaat. Syafa’at secara bahasa artinya rekomendasi. Dan syafa’at artinya rekomendasi agar seorang keluar dari api neraka atau agar seseorang masuk ke dalam surga.

Syafa’at itu ada dua macam, ada syafaat yang khusus diberikan untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam saja dan syafaat yang umum.

Syafaat Khusus Untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Ini ada tiga; yang pertama yaitu syafa’at Rasulullah untuk pamannya Abu Thalib yang merupakan ayahnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu. Dimana Abu Thalib meninggal di atas kekafiran. Lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meminta kepada Allah supaya diringankan adzabnya. Maka Abu Thalib pun diringankan oleh Allah yaitu dengan cara diberikan sendal dari api neraka lalu otaknya mendidih gara-gara itu.

Syafaat yang kedua yaitu syafaat Rasulullah untuk penduduk surga agar masuk ke dalam surga. Sebagaimana ditunjukkan dalam hadits lain, dimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

آتِي بَابَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَسْتَفْتِحُ فَيَقُولُ الْخَازِنُ مَنْ أَنْتَ فَأَقُولُ مُحَمَّدٌ فَيَقُولُ بِكَ أُمِرْتُ لَا أَفْتَحُ لِأَحَدٍ قَبْلَكَ
“Aku mendatangi pintu surga lalu aku minta agar pintu surga dibuka, lalu penjaga pintu surga berkata, ‘kamu siapa?’ Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘aku Muhammad’ lalu kemudian penjaga pintu surga berkata, ‘aku diperintahkan oleh Allah untuk tidak membuka pintu surga kecuali apabila engkau yang memintanya.'” (HR. Muslim)

Berarti pintu surga tidak akan dibuka kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang minta.

selamat menyimak semoga bermanfaat.
Download Rekaman audio melalui: https://www.radiorodja.com/47964-pembahasan-hadits-tentang-syafaat/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
dakwah sunnah, dakwah islam, ceramah pendek, dakwah rodja, syafaat, syafaat nabi, solawat nabi, kajian sunnah, dakwah, salafy, abu yahya badru salam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar