Kenalilah Allah l Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
506 Dilihat

Mengenal Allah Lebih Dekat merupakan rekaman kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. dan disiarkan secara langsung dari Tenda Pengungsi Desa Wombo Kalonggo kec. Tanantovea Kab. Donggala Sulteng pada 14 Shafar 1440 H / 23 Oktober 2018
Mengenal Allah adalah sumber kebahagiaan. Karena mengenal Allah akan menimbulkan sifat-sifat yang mulia. Diantaranya sifat sabar menghadapi berbagai macam bencana, ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala. Mengenali Allah subhanahu wa ta’ala berkonsekuensi kepada perkara yang besar dan agung yang merupakan tujuan manusia diciptakan.

Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿٥٦﴾
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat[51]: 56)

Maka Allah mengutus para Nabi dan Rasul untuk menyeru manusia untuk hanya beribadah kepada manusia saja. Allah menurunkan kitab-kitab suci berupa Al-Qur’an dan yang lainnya untuk menjelaskan siapa pencipta manusia dan apa hak-hak Allah, apa perintah-perintah Allah, apa larangan-larangan Allah subhanahu wa ta’ala?

Allah yang menciptakan langit dan bumi, maka Allah sajalah yang berhak disembah. Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿٢١﴾ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّـهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿٢٢﴾
“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah[2]: 21-22)

Karena tujuan hidup kita didunia adalah untuk beribadah kepada Allah, maka kenalilah Allah dengan namaNya dan sifat-sifatNya yang luar biasa sempurna. Kenalilah Allah agar kita menjadi hamba-hamba yang takut kepada Allah akan siksa-siksaNya yang keras. Kenalilah Allah agar kita menjadi hamba-hamba Yang mencintai Allah atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Kenalilah Allah agar kita senantiasa mengharapkan ridho Allah semata.
Ketika kita diberikan oleh Allah bencana, ujian, cobaan, kita serahkan semuanya kepada Allah dan kita berharap akan ridho Allah. Kita berharap agar Allah menggugurkan dosa-dosa kita. Kita berharap agar Allah subhanahu wa ta’ala mengangkat derajat kita. Kenalilah Allah subhanahu wa ta’ala, karena Allah sayang kepada hamba-hambaNya melebihi sayangnya seorang ibu kepada anaknya.

Terkadang Allah menyayangi hambaNya dengan cara menyusahkan mereka. Karena dengan kesusahan itu seorang hamba mendapatkan peringatan dan mengambil pelajaran. Allah menyayangi seorang hamba terkadang dengan memberikan ujian dan musibah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من يرد الله به خيرا يصب منه
“Siapa yang Allah inginkan kebaikan untuknya, Allah berikan musibah kepadanya” (HR. Bukhari)

Jika ada orang yang ditimpa musibah, apakah berarti Allah murka kepadanya? Belum tentu. Terkadang orang yang diberikan musibah karena Allah sayang kepadanya. Karena Allah menginginkan kebaikan untuknya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

إذا أحَبَّ اللهُ قومًا ابْتلاهُمْ
“Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji” (HR. Ath-Thabrani).
http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/

Kategori
Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
kajian islam, ceramah agama islam, rodjatv, radio rodja, salaf, tauhid, kenali allah, mengenal allah, ustadz abu yahya badrusalam, kajian salaf, akidah, manhaj, salafy

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar