RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Konsultasi Kesehatan: Manfaat dan Khasiat Labu Kuning (Sinse Abu Muhammad Faris Al-Qiyanji)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Sinse Abu Muhammad Faris Al-Qiyanji
223 Dilihat

Deskripsi

Silakan ikuti kembali, tayangan dari program Pengobatan Klasik dan Thibbun Nabawi yang diasuh oleh Sinse Abu Muhammad Faris Al-Qiyanji. Pada kesempatan ini membahas seputar “Manfaat dan Khasiat Labu Kuning / Labu Parang“, di mana ini merupakan tayangan live di Rodja TV pada Rabu pagi, 23 Sya’ban 1436 / 10 Juni 2015, pukul 10:00-11:30 WIB.

Seri Manfaat dan Khasiat Buah-buahan
Manfaat Labu Kuning / Labu Parang

Terkadang kita kedatangan sakit, baik itu kelemahan stamina atau sakit yang menimbulkan terlukanya badan / organ yang kemudian menyebabkan terhalangnya kita untuk beribadah, berpuasa. Maka sedikit banyak kita akan membahas tentang tanaman-tanaman yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk kita. Dan pada kesempatan kali ini, kita hendak membahas dan menguraikan tentang khasiat dan manfaat dari labu parang atau ada yang menyebutnya dengan labu merah, ada yang menyebutnya pula dengan labu kuning, di mana di daerah Melayu pada umumnya menyebutnya dengan labu merah / labu kastela, di Ambon, orang menyebutnya dengan labu ambon, labu merah, dan labu parang, sementara di Jawa ataupun di Sunda, orang menyebutnya dengan nama waluh.

Labu yang merupakan tanaman semak merambat, yang memiliki batang berkayu, teksturnya lunak, kemudian berbentuk segi lima, berambut dan berbuku-buku ini warnanya hijau muda, di mana daunnya tunggal. Kemudian ujung daunnya runcing, tepi daunnya berombak, pangkalnya membulat berbulu berwarna hijau. Kemudian bunganya tunggal terdapat di ketiak daun, dan mahkota bunganya berbentuk corong bercangap lima dan berbulu-bulu kuning. Dan buahnya bulat, berdaging, warnanya kuning muda, maka dari itu disebut sebagai labu kuning. Kemudian biji labu tersebut keras, pipih, warnanya coklat muda.

Labu parang ini sebenarnya sudah sangat lama dibudidayakan, sekitar 1400-400 tahun sebelum Masehi. Dan labu parang ini diyakini berasal dari kawasan Meksiko Tengah, di mana tanaman ini merupakan tanaman semusim yang menyebar juga sampai ke Amerika bagian Utara dan bagian Selatan. Selanjutnya spesies ini dibawa ke kawasan Eropa, Asia, dan Afrika, barulah tersebar di sana. Dibanding dengan labu-labu lain, maka labu parang ini banyak sekali ditemukan di Asia Tenggara, dikarenakan gampang beradaptasi dengan kawasan tropis yang berdataran rendah. Dan labu merah ini ditanam kadang menjadi tanaman liar yang berada di padang belukar atau terkadang ditanam di perkebunan dikarenakan tanaman ini merupakan jenis tanaman yang tumbuh menjalar dan menyelusuri tanah daripada dia menggantung. Hal ini, kalaupun kita menggunakan kebun untuk menanam, maka membutuhkan lahan yang luas untuk penanaman tersebut. Adapun distribusi jenis ini, maka banyak sekali tersebut di Jawa dan Maluku. Dan labu ini diperbanyak dengan menggunakan bijinya.

Simak uraian manfaat labu kuning atau yang akrab juga disebut sebagai waluh ini, disertai dengan sesi konsultasi kesehatan bersama Sinse Abu Muhammad.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=14389
Rodja.TV: http://rodja.tv/885

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS