Kufur Nikmat (Al Irsyad Ila Shahihil I'tiqod) l Ustadz Abu Haidar As Sundawy

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
52 Dilihat
Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab Al-Qaulul Mufiid, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar.

Pada ceramah agama ini, beliau akan melanjutkan ke “Faidah dari Kisah Orang yang Kufur Nikmat (Bagian ke-2)“. Ceramah agama ini beliau sampaikan pada Jumat sore, 9 Jumadal Akhirah 1437 / 18 Maret 2016. Semoga bermanfaat.

Pembahasan kali ini adalah berkaitan dengan kufur nikmat, yaitu mengingkari nikmat Allah Ta’ala. Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman:

يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللّهِ ثُمَّ يُنكِرُونَهَا
“Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.” (QS An-Nahl [16]: 83)

Yang dimaksud dengan mereka di sini adalah orang-orang kafir. Yang mana mereka mengetahui seluruh nikmat berdasarkan naluri mereka, bahwa nikamt yang mereka dapat adalah berasal dari Allah. Namun, mereka mengingkarinya.
Dan jumlah nikmat Allah sangatlah banyak dan kita tidak akan bisa menghitungnya. Allah Ta’ala berfirman:

وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَةَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ اللّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Dan jika kamu menghitung-hitung ni’mat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nahl [16]: 18)
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam
Label
kufur nikmat, syukur nikmat, nikmat allah, bersyukur kepada allah, syukur, mensyukuri nikmat allah, cara bersyukur

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar