Mencetak Generasi Rabbani l Ustadz Abu Ihsan Al Atsary, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
6 Dilihat
Bicara soal anak, kita semua punya keinginan sama. Sewaktu anak itu lahir kita ingin ia tumbuh sehat dan lucu. Demi asa itu, kita tak segan keluar tenaga dan biaya. Tapi ingat! Sehat dan lucu saja belum cukup.

Kita ingin anak itu tumbuh cerdas dan mengukir segudang prestasi. Demi harapan itu, kita rela menguras otak dan mengerahkan segala usaha. Tapi ingat! Cerdas dan berprestasi saja juga belum cukup.

Kalaulah sekarang kita mendapatkan apa yang kita mau. Anak kita tumbuh sehat dan lucu, cerdas dan mengukir segudang prestasi, akankan itu berguna bagi kita di dunia dan akhira?

kita belum bisa memberikan Jawaban pasti…

Betapa sering telinga ini mendengar orang tua yang pusing tujuh keliling, panik bukan kepalang, sebab anaknya yang semasa kecil sehat dan lucu, sekarang berubah menjadi biang permasalahan sumber kemusykilan. Berapa banyak orang tua yang geram karena didurhakai oleh anaknya yang berprestasi luar biasa. Berapa banyak pula orang tua yang menangis karena dikibuli oleh anaknya yang cerdas tak terkira. Nasibnya seperti kata pepatah, ‘senjata makan tuan’.

Betapa pilu hati ini menyaksikan orang tua yang semasa muda bekerja keras, peras keringat banting tulang demi masa depan anaknya. ia curahkan kasih sayang yang begitu tulus, setulus mentari pagi menyebarkan sinarnya. Namun apa balasan yang ia terima?

Dipenghujun gusia, di saat tubuhnya sudah renta, si anak tak segan-segan membentaknya bagai membentang seekor binatang yang hina. Atau ia serahkan tubuh tak berdaya ke panti jompo tan pa perasaan bersalah ataupun berdosa. Wal iyadzu billah.

lalu bagaimana kita sebagai orang tua dalam mendidik anak agar menjadi generasi yang rabbani. simak penjelasannya dalam kajian berikut.

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar