Menguak Misteri Kesyirikan: Pembagian Kesyirikan #1 l Ustadz Ahmad Zainudin, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
473 Dilihat

Menguak Misteri Kesyirikan adalah ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. langsung dari Masjid Al-Barkah, Kompleks Rodja, Jl. Pahlawan, belakang Polsek Cileungsi, Kampung Tengah RT 03 / RW 03, Cileungsi, Bogor. Pada sabtu, 2 Rabbi’ul Awwal 1440 H / 10 November 2018 M.

Pengertian kesyirikan secara bahasa disebutkan oleh Ahmad Ibnu Faris didalam kitab Mu’jam Maqayis al-Lughah, salah satu kamus besar bahasa arab. Bahwa kata syirik yang merupakan gabungan dari huruf (syin) ش, (ra) ر, dan (kaf) ك, hal ini menunjukkan pada dua pokok makna. Yang pertama adalah menunjukkan kepada persahabatan, pertemanan, persyarikatan dan kebalikan dari kesendirian. Dan yang kedua, syirik secara bahasa menunjukkan kepada kepanjangan dan keistiqomahan. Kita akan bahas secara lebih dalam dari makna yang pertama. Karena itu yang berkaitan dengan arti syirik secara istilah syariat.

Arti syirik secara bahasa seperti ini disebutkan oleh Allah didalam Al-Qur’an, surat Tha-ha ayat ke-32. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي ﴿٣٢﴾
“dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku,” (QS. Tha-ha[20]: 32)

Adapun arti syirik secara istilah syariat, banyak sekali para ulama menyebutkan arti syirik secara istilah syariat. Diantaranya yaitu Syaikh Sulaiman bin Abdillah Ali Syaikh, cucu dari Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu ta’ala. Beliau mengatakan sebagaimana disebutkan didalam kitab Taisir Al ‘Azizil Hamid bahwa kesyirikan adalah penyerupaan makhluk dengan Allah sang Maha Pencipta didalam kekhususan ilahiyyah. Ini adalah salah satu pengertian kesyirikan secara istilah syariat.

Didalam istilah syariat ini dikatakan bahwa syirik adalah penyerupaan. Ini adalah kata kuncinya. Penyerupaan makhluk dengan Allah dalam perkara yang khusus milik Allah. Seperti penciptaan, pemberian manfaat, menahan mudzarat, menahan, memberi, do’a, rasa takut, rasa harap, tawakal, dan seluruh ibadah yang seharusnya hanya diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala semata. Maka apabila ada penyerupaan makhluk dengan Allah sang Khaliq didalam perkara-perkara yang khusus milik Allah, maka ini adalah kesyirikan.

Misalnya ada orang yang menyerupakan makhluk bisa mengatur hujan. Maka hal ini berarti menyerupakan makhluk dengan Allah dalam perkara pengaturan hujan. Misalnya juga ada orang yang menyamakan orang yang sudah mati dengan Allah dalam perihal diperbolehkannya berdo’a kepadanya. Padahal do’a khusus milik Allah. Maka ini adalah kesyirikan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّـهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّـهِ أَحَدًا ﴿١٨﴾
“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” (QS. Al-Jin[72]: 18)

Adapun Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu ta’ala mengatakan bahwa kesyirikan adalah mengarahkan salah satu dari jenis ibadah kepada selain Allah subhanahu wa ta’ala. Seperti berdo’a kepada selain Allah, tawakal kepada selain Allah, berharap kepada selain Allah, istighotsah kepada selain Allah, isti’anah kepada selain Allah, ini adalah kesyirikan.

Pengertian kesyirikan menurut Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullahu ta’ala. Beliau adalah ulama Islam abad ke-14 H. Beliau wafat pada tahun 1476 H. Beliau adalah guru dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullahu ta’ala. Beliau mengatakan bahwa syirik adalah seseorang menjadikan untuk Allah sekutu, dia berdo’a kepada sekutu tersebut sebagaimana dia berdo’a kepada Allah. Atau dia berharap seperti harapannya kepada Allah. Atau dia takut kepada sekutu tersebut seperti takutnya dia kepada Allah. Atau dia cinta seperti cintanya dia kepada Allah. Atau memindahkan untuk sekutu tersebut salah satu jenis dari jenis-jenis ibadah.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/

Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Ahmad Zainuddin
Label
ceramah agama islam, syrirk, pengertian syrik, pengertian kesyirikan, dakwah islam, dakwah tauhid, manhaj salaf, ceramah pendek, rodjatv, radio rodja, kajian islam, ustadz ahmad zainudin, bidah, kebidahan, kajian sunnah, dakwah sunnah, dakwah islam salaf, salafy

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar