Menguak Misteri Kesyirikan: Sarana yang Menghantar Kepada Kesyirikan l Ustadz Ahmad Zainudin, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
86 Dilihat
Menguak Misteri Kesyirikan adalah ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. langsung dari Masjid Al-Barkah, Kompleks Rodja, Jl. Pahlawan, belakang Polsek Cileungsi, Kampung Tengah RT 03 / RW 03, Cileungsi, Bogor. Pada sabtu, 2 Rabbi’ul Awwal 1440 H / 10 November 2018 M.

Pengertian kesyirikan secara bahasa disebutkan oleh Ahmad Ibnu Faris didalam kitab Mu’jam Maqayis al-Lughah, salah satu kamus besar bahasa arab. Bahwa kata syirik yang merupakan gabungan dari huruf (syin) ش, (ra) ر, dan (kaf) ك, hal ini menunjukkan pada dua pokok makna. Yang pertama adalah menunjukkan kepada persahabatan, pertemanan, persyarikatan dan kebalikan dari kesendirian. Dan yang kedua, syirik secara bahasa menunjukkan kepada kepanjangan dan keistiqomahan. Kita akan bahas secara lebih dalam dari makna yang pertama. Karena itu yang berkaitan dengan arti syirik secara istilah syariat.

Arti syirik secara bahasa seperti ini disebutkan oleh Allah didalam Al-Qur’an, surat Tha-ha ayat ke-32. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي ﴿٣٢﴾
“dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku,” (QS. Tha-ha[20]: 32)

Adapun arti syirik secara istilah syariat, banyak sekali para ulama menyebutkan arti syirik secara istilah syariat. Diantaranya yaitu Syaikh Sulaiman bin Abdillah Ali Syaikh, cucu dari Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu ta’ala. Beliau mengatakan sebagaimana disebutkan didalam kitab Taisir Al ‘Azizil Hamid bahwa kesyirikan adalah penyerupaan makhluk dengan Allah sang Maha Pencipta didalam kekhususan ilahiyyah. Ini adalah salah satu pengertian kesyirikan secara istilah syariat.

Didalam istilah syariat ini dikatakan bahwa syirik adalah penyerupaan. Ini adalah kata kuncinya. Penyerupaan makhluk dengan Allah dalam perkara yang khusus milik Allah. Seperti penciptaan, pemberian manfaat, menahan mudzarat, menahan, memberi, do’a, rasa takut, rasa harap, tawakal, dan seluruh ibadah yang seharusnya hanya diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala semata. Maka apabila ada penyerupaan makhluk dengan Allah sang Khaliq didalam perkara-perkara yang khusus milik Allah, maka ini adalah kesyirikan.
Selamat menyimak semoga bermanfaat.
Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Ahmad Zainuddin
Label
al masih dajjal, taqwa, Ustadz ahmad zainuddin, ustadz abdul, teks ceramah singkat, ceramah agama, palu namoni, perbuatan syirik, contoh perbuatan syirik, contoh syirik, sholawat nariyah, musyrik adalah, contoh syirik besar, jelaskan pengertian syirik, apa itu syirik, definisi syirik, film syirik, musyrik, perbedaan musyrik dan syirik, pertanyaan tentang syirik, hadist tentang syirik, musyirik dan syirik, syirik dalam islam, bahaya syirik, syirik besar, rodjatv, radio rodja, aswaja, ahlussunnah

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar