RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Menjaga Kesucian Wanita Muslimah : Bab 10 (Tuntunan Fikih Wanita) l Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Video Unggulan

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Ahmad Zainuddin
390 Dilihat

Deskripsi

Menjaga Kesucian Wanita Muslimah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan “تنبيهات على أحكام تختص بالمؤمنات”(Tuntunan Praktis Fiqih Wanita), sebuah kitab buah karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullahu ta’ala. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. pada 2 Muharram 1440 H / 12 September 2018 M.

KAJIAN TENTANG MENJAGA KESUCIAN WANITA MUSLIMAH – TUNTUNAN PRAKTIS FIQIH WANITA
Beberapa poin yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah bahwa dalam agama Islam dikenal istilah lima perkara yang sangat penting untuk dijaga didalam agama Islam. Bahkan seluruh syariat senantiasa menjaga lima perkara ini. Lima perkara ini dijelaskan oleh para ulama rahimahumullahu ta’ala. Bahkan bukan hanya syariat Islam yang menjaga. Tetapi seluruh ajaran-ajaran yang pernah ada di atas muka bumi ini, senantiasa menjaga lima perkara ini. Dan ini semua berdasarkan penelitian yang mendalam terhadap Al-Qur’an dan hadits Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Imam Asy-Syatibi rahimahullah, ulama yang berasal dari negeri Andalus dan beliau adalah ulama Islam abad ke-7 hijriyah. Imam asy-Syatibi mengatakan bahwa telah sepakat umat Islam, bahkan seluruh ajaran yang pernah ada diatas muka bumi ini bahwa syariat diletakkan untuk selalu menjaga lima perkara yang sangat penting. Dan lima perkara tersebut adalah agama, nyawa, keturunan, harta dan akal. Dan mengetahui akan lima perkara tersebut menurut umat Islam adalah seperti perkara yang darurat. Dan penetapan lima perkara yang sangat penting untuk dijaga tersebut belum tetap untuk kita hal itu dengan dalil yang tertentu. Tetapi lima perkara tersebut cocok untuk syariat dengan kumpulan dalil-dalil yang tidak terbatas pada satu sisi. Kalau bersandar kepada sesuatu yang khusus, niscaya akan wajib penentuannya secara kebiasaan.
Maksud dari perkataan Imam Asy-Syatibi di atas adalah bahwa seluruh ajaran, terutama ajaran Islam, sangat menjaga lima perkara ini. Tidak ada dalil khusus yang menunjukkan kepada hal ini. Akan tetapi, dia adalah kumpulan dari dalil-dalil dalam agama Islam yang menunjukkan bahwa lima perkara ini sangat selalu dijaga dalam agama Islam.

Yang berkaitan dengan tema ini adalah menjaga kehormatan wanita muslimah termasuk dari perkara yang sangat penting dalam agama Islam. Dan menjaga kesucian wanita agar tidak terjadi perbuatan zina ataupun syahwat-syahwat yang diharamkan lainnya termasuk perkara yang sangat penting.

WANITA GODAAN TERBERAT LAKI-LAKI

Kedudukan seorang wanita adalah sebagai godaan bagi laki-laki. Bahkan godaan yang paling berbahaya. Hal ini disebabkan oleh beberapa sebab. Diantaranya:

Pertama, karena pandangan laki-laki senantiasa diindahkan untuk cinta kepada syahwat perempuan. Berapa banyak yang tegas, keras, kokoh, kuat pendirian, kuat keilmuan, akan tetapi ketika berhadapan dengan seorang wanita, maka dia bagaikan kerupuk yang terkena air. Bahkan tidak memiliki kekuatan sama sekali.

Contohnya adalah Fir’aun ketika berhadapan dengan istrinya dan istrinya sedang membawa bayi Musa alaihissalam. Padahal saat itu Fir’aun mewajibkan untuk membunuh bayi laki-laki. Tetapi ketika berhadapan dengan istrinya, maka dia tidak sanggup untuk melawannya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّـهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ ﴿١٤﴾
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali-Imran[3]: 14)

Pada ayat ini, Allah mendahulukan wanita dari semua yang disyahwati manusia. Ini menunjukkan bahwa godaan paling berbahaya bagi laki-laki adalah perempuan. Dan kebanyakan laki-laki menyimpang, bermaksiat, tidak tegar, akibat dari syahwat perempuan ini.

Kedua, Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan didalam Al-Qur’an surat Yusuf ayat ke-28, bahwa tipu daya perempuan adalah tipu daya yang besar. Allah tidak pernah menyebutkan tipu daya yang besar kecuali untuk wanita. Bahkan tipu daya setan disebutkan oleh Allah dalam surat an-Nisa ayat ke-76 sebagai tipu daya yang lemah.

Ketiga, karena sudah ditentukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diantaranya hadits riwayat Imam Bukhari dari sahabat Nabi Usamah bin Zaid radhiyallahu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Aku tidak meninggalkan satu godaan pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 2740).
Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS