Menjawab Tuduhan terhadap Muawiyah (Faedah Sejarah Islam) Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
36 Dilihat
Menjawab Tuduhan-Tuduhan Terhadap Muawiyah merupakan ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. dalam pembahasan Faedah-Faedah Sejarah Islam. Kajian ini disampaikan pada 8 Rabbi’ul Awwal 1440 H / 16 November 2018 M.

Para ulama menjadikan Muawiyah sebagai standar bagi seorang ahlus sunnah. Maksudnya adalah bahwa Muawiyah adalah semacam tirai yang menutup kehormatan para sahabat. Barang siapa berani mencela Muawiyah, maka sungguh orang itu akan mudah untuk mencela sahabat yang lain. Oleh sebab itu banyak ungkapan dari ulama kita yang menjelaskan tentang kemuliaan dan wajibnya kita menahan diri dari pada perkara-perkara yang diperselisihkan oleh para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Abdullah bin Mubarak, salah seorang tabi’in mengatakan, “Muawiyah bagi kami adalah sebagai standar ujian. Barang siapa yang melihat kepada Muawiyah dengan kebencian, kekesalan, kemarahan dan kedengkian, maka kami menganggap bahwa dia adalah orang-orang yang membenci para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Jadi Muawiyah adalah standar bagi seseorang dalam pandangan para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana diungkapkan oleh Abullah bin Mubarak ini.

Diungkapkan pula oleh Imam an-Nasa’i, beliau ditanya tentang Muawiyah, “Pintu Islam itu adalah para sahabat. Barangsiapa yang mencela, menghina, memusuhi para sahabat, maka sesungguhnya dia ingin merusak Islam.” Artinya kalau sudah dikatakan sesat, kafir dan segala macamnya, hakikatnya mereka akan mengatakan Islam sudah dirombak oleh para sahabat. Inilah kenyataan yang terbukti dari pemahaman orang-orang Syiah Rafidhah. Lalu Imam an-Nasa’i mengungkapkan ucapannya, “Orang yang ingin mencela Muawiyah, pada hakikatnya ingin mencela sahabat yang lainnya.”

Maka oleh sebab itu penting bagi kita membahas berbagai sisi dari Muawiyah ini. Dan diakhir nanti kita akan menjawab syubhat atau tuduhan-tuduhan kepada Muawiyah. Disinilah kita harus mengerti tentang bagaimana pandangan ulama kita dalam menyikapi para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah sahabat Nabi yang mungkin punya salah. Tapi dalam menyikapi kesalahan mereka, kita harus adil, kita harus hormat, tidak menghina, tidak memaki, bahkan kesalahan-kesalahan mereka itu adalah berangkat dari keikhlasan mereka dalam beragama, ketinggian ilmu mereka, inginnya mereka menyuarakan kebenaran, cintanya mereka kepada kebenaran. Semuanya berangkat dari ijtihad. Karena mereka semua ahlul ijtihad.

Banyak ungkapan-uangkapan para ulama tentang bagaimana menjaga kehormatan Muawiyah. Dan kita perlu menjawab tuduhan-tuduhan miring yang ditujukan kepada Muawiyah agar kita tahu hakikat dari Muawiyah ini dan bagaimana kemuliaan beliau.

Dan disinilah pentingnya kita belajar dan mendengar nasihat para ulama kita agar kita selamat dari pemahaman-pemahaman yang membawa kepada kerusakan iman, kerusakan pandangan kita kepada para sahabat. Sehingga kita bisa mengerti tentang sejarah Islam yang sebenarnya.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Akhlak Ceramah Agama Islam Manhaj

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar