Menjenguk Orang Pingsan (Al Adabul Mufrad) l Ustadz Syafiq Riza Basalamah, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
32 Dilihat
Menjenguk Orang Sakit Ditengah Malam – Bab 227 merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. dalam pembahasan Kajian kitab Adabul Mufrad karya Imam Bukhari rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 22 Sya’ban 1439 H / 08 Mei 2018 M.

Membesuk orang sakit memang ada waktu yang telah ditentukan. Tapi kalau sakitnya mendadak dan kritis, kita tidak bisa membesuk dengan waktu yang telah ditentukan di rumah sakit. Kadang kala ada orang yang dirawat di rumah sakit tengah malam meninggal dan tidak ada yang mentalqin dia. Sehingga orang itu mati dalam kondisi tidak mengucapkan kalimat لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ karena ditinggal oleh keluarganya. Dari sini kita tahu bahwa ada kondisi-kondisi tertentu yang menuntut kita untuk membesuknya
Imam Bukhari meriwayatkan:

حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ مَيْسَرَةَ قَالَ : حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ قَالَ : حَدَّثَنَا حُصَيْنٌ ، عَنْ شَقِيقِ بْنِ سَلَمَةَ ، عَنْ خَالِدِ بْنِ الرَّبِيعِ قَالَ : لَمَّا ثَقُلَ حُذَيْفَةُ سَمِعَ بِذَلِكَ رَهْطُهُ وَالْأَنْصَارُ ، فَأَتَوْهُ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ أَوْ عِنْدَ الصُّبْحِ ، قَالَ : أَيُّ سَاعَةٍ هَذِهِ ؟ قُلْنَا : جَوْفُ اللَّيْلِ أَوْ عِنْدَ الصُّبْحِ ، قَالَ : أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ صَبَاحِ النَّارِ ، قَالَ : جِئْتُمْ بِمَا أُكَفَّنُ بِهِ ؟ قُلْنَا : نَعَمْ ، قَالَ : لَا تُغَالُوا بِالْأَكْفَانِ ، فَإِنَّهُ إِنْ يَكُنْ لِي عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ بُدِّلْتُ بِهِ خَيْرًا مِنْهُ ، وَإِنْ كَانَتِ الْأُخْرَى سُلِبْتُ سَلْبًا سَرِيعًا قَالَ ابْنُ إِدْرِيسَ : أَتَيْنَاهُ فِي بَعْضِ اللَّيْلِ
“‘Imran bin Maisarah menceritakan kepada kami, ia berkata: Ibnu Fudhail menceritakan kepada kami, ia berkata: Hushain menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Salamah: Dari Khalid bin ar-Rabi’, ia berkata, “Ketika Hudzaifah sakit keras, kaumnya dan orang-orang Anshar mendengar hal itu. Mereka lalu menjenguk pada tengah malam atau pada waktu Shubuh. Ia bertanya, ‘Waktu apa sekarag ini?’ Kami menjawab, ‘Tengah malam atau Shubuh.’ Ia berkata , ‘Aku berlindung kepada Allah dari pagi neraka.’ Ia berkata, ‘apakah kalian datang kepadaku dengan membawa sesuatu untuk mengkafaniku?’ Kami menjawab, ‘Ya.’ Lalu ia berkata, ‘Janganlah kalian menggunakan kafan mahal, karena jika yang ada untukku disisi Allah adalah baik, maka niscaya akan diganti dengan yang lebih baik dari itu, tetapi jika sebaliknya, maka aku akan direnggut dengan cepat.'” Ibnu Idris berkata, “Kami menjenguknya pada malam hari.”
selamat menyimak semoga bermanfaat.
Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/
Kategori
Akhlak Adab Ustadz Syafiq Riza Basalamah
Label
kajian islam, sakit, cobaan, ujian, menjenguk orang sakit, obat, kesabaran, pingsan, sakit dalam islam, menurut islam, dalam islam, hukum islam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar