Mukmin vs Kafir - Tafsir Surat As Sajadah (Ustadz Maududi Abdullah & Ustad Abuz Zubair Hawary)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
202 Dilihat

Mukmin VS Kafir – Tafsir Al-Qur’an Surat As-Sajdah adalah ceramah agama Islam oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. dan Ustadz Abuz Zubair Hawary, Lc.

Ceramah agama ini live di Radio Rodja dan Rodja TV dari Masjid Uswatun Hasanah, Pasar Baru Trade Center, Bandung. Pada sabtu – 9 Jumadal Ula 1439 / 27 Januari 2018 Pukul 09:05- Selesai.
Surat ini, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim biasa dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap shalat subuh dihari jum’at. Kenapa beliau lakukan itu? Para ulama menjelaskan. Beliau sengaja membaca surat As-Sajdah dan pasangannya yaitu surat Al-Insan karena salah satunya surat As-Sajdah dan Al-Insan bercerita tentang penciptaan manusia juga bercerita tentang hari kiamat. Perjalanan hidup manusia dari mulai tidak ada, kemudian diciptakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kemudian perjalanan hidupnya lalu terpisah menjadi mukmin dan kafir kemudian bagaimana mereka kelak diakhirat. Kandungan kedua surat itu yang sangat dalam, sesuai dengan keutamaan hari jum’at yang merupakan sayyidul ayyam. Pada hari itu diciptakan Adam, pada hari itu juga terjadinya hari kiamat.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الجُمُعَةِ فِي صَلاَةِ الفَجْرِ الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ، وَهَلْ أَتَى عَلَى الإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ

Baca Juga: Hak-Hak Allah Arrahman Adalah Tujuan - Kitab Al-Ishbah (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata, “Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jum’at dalam shalat Fajar (Shubuh) biasa membaca Alif Lam Mim Tanzil as-Sajdah dan Hal ata ‘alal insani hinum minad dahri“. (HR. Al-Bukhari)

Allah subhanahu wa ta’ala memulai surat As-Sajdah yang terdiri dari 30 ayat ini dengan:

الم ﴿١﴾

Yang disebut oleh para ulama dengan huruf Muqatha’ah. Terdapat beberapa pendapat ulama tentang makna dari hufur Muqatha’ah. Syaikh As-Sa’di rahimahullahu ta’ala menjelaskan bahwa hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahui hakikat maknanya. Namun kita yakin Allah subhanahu wa ta’ala menurunkannya tidak karena sia-sia. Pasti dengan ilmuNya dan juga dengan hikmah yang diinginkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagian ulama lainnya seperti Ibnu Atsur, Imam Ibnu Katsir dan yang lainnya menjelaskan dalam tafsirnya. Bahwa Allah subhanahu wa ta’ala sengaja menurunkan atau membuka beberapa suratNya dengan huruf-huruf ini sebagai bentuk kemukjizatan Al-Qur’an untuk menantang orang-orang musyrikin yang ketika itu mereka ahli dalam bahasa arab. Mereka bisa merangkai kata-kata yang indah. Lalu Allah menurunkan Al-Qur’an dengan bahasa arab, dengan huruf yang sama seperti yang mereka pakai. Allah menantang mereka untuk mendatangkan satu atau tiga huruf yang semisal dengannya. Ini tantangan bagi mereka, agar mereka tahu bahwa Al-Qur’an datang dari Allah subhanahu wa ta’ala dan bukan dibuat-buat oleh Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu jika kita buka surat-surat yang dimulai dengan huruf Muqatha’ah ini, maka ayat sesudahnya kita dapati penegasan tentang kebenaran Al-Qur’an ini.
selamat menyimak semoga bermanfaat.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/

Kategori
Ustadz Maududi Abdullah
Label
kajian islam, ustadz maududi abdullah, Mukmin vs kafir, kafir, musim, sunnah, salaf, ustadz sunnah, kajian sunnah, tauhid, aqidah, salafy

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar