Penamaan Syar'i bagi Ahlussunnah wal Jama'ah- Kitab Kun Salafiyan (Ustadz Abdullah Taslim M.A)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
73 Dilihat

Penamaan Syar’i Bagi Ahlussunnah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abdullah Taslim, M.A. dalam pembahasan kajian kitab “كن سلفيا على الجادة (Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah)” karya Syaikh Abdussalam bin Salim As-Suhaimi hafidzahullah. Kitab ini membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan manhaj dan salaf. Kajian ini disampaikan pada 8 Jumadal Akhirah 1439 H / 24 Februari 2018 M.
CERAMAH AGAMA ISLAM TENTANG PENAMAAN SYAR’I BAGI AHLUSSUNNAH – KITAB KUN SALAFIYYAN ‘ALAL JADDAH
Pembahasan yang dicantumkan pertama setelah kata pengantar oleh penulis, yaitu definisi atau pengertian sunnah. Dan dalam pembahasan kitab ini, kita akan dapati pembahasan yang menfokuskan kepada permasalahan memahami metode beragama yang benar, yang direkomendasikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga tujuan kita mempelajarinya jelas. Sebagaimanan yang sering kita ulang-ulang. Kita belajar, karena kita ingin mengikuti. Seseorang yang mengetahui pentingnya sesuatu, apalagi menyangkut keselamatan agama, menyangkut sebab penjagaan Allah subhanahu wa ta’ala, menyangkut sebab untuk selamat dari api neraka, pasti dia akan berusaha mempelajarinya. Setelah itu dia akan bersungguh-sungguh berdo’a kepada Allah memohon taufiqNya, berusaha untuk mengamalkannya. Ini yang ingin kita lakukan.
Kita belajar bukan untuk mengklaim diri kita sendiri dan mengklaim orang lain tersesat. Tetapi siapa yang ingin menempuh jalan keselamatan, maka pelajari dan tempuh jalan keselamatan tersebut. Karena pengakuan tanpa bukti tidak akan diterima. Banyak orang yang mengaku sebagai pembawa kebenaran. Tetapi kebenaran itu sendiri tidak ada hubungannya dengan dirinya. Maka tertolaklah pengakuan tersebtu.

“Masing-masing mereka mengaku punya hubungan dengan Laila, sementara Laila sendiri tidak mengakui punya hubungan dengan mereka.” Ucapan seorang penyair yang dibawakan oleh para ulama untuk menolak pengakuan-pengakuan yang tidak ada hubungannya dengan yang diakui.

Orang yang ingin selamat, pelajari jalan selamat dan tempuh jalan itu. Masih ada kesempatan. Karunia Allah Maha Luas. Maka mari kita belajar dan mari kita amalkan.

PENAMAAN SYAR’I BAGI AHLUSSUNNAH
Nama-nama atau gelar-gelar yang sesuai dengan syariat bagi mereka yang mengikuti pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah. Tentu penamaan ini berdasarkan dalil dan keterangan para ulama salaf. Penamaan ini justru mewakili Islam itu sendiri dan bahkan maknanya sama dengan Islam itu sendiri.

Lalu saat ini ada orang-orang yang mengingkari istilah-istilah seperti salafy, ahlul hadits dan sejenisnya. Kenapa hal ini harus diingikari. Sedangkan namanya benar. Pengikut manhaj salaf. Ketika ada orang yang salah dalam menggunakannya, misalnya untuk fanatik. Maka kita katakan bahwa ini adalah penggunaan yang salah.
selamat menyimak semoga bermanfaat.

Rekaman audio: https://rodja.id/1yq
Rodja.TV: http://rodja.tv/

Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abdullah Taslim
Label
kajian kitab, kun salaffiyan, abdullah taslim, kajian islam, kajian rutin, aswaja, ahlussunnah, ahlussunnah wal jamaah, salafy, wahabi, tauhid, akidah, manhaj, ceramah agama, ceramah agama islam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar