Raudhatul 'Uqala: Anjuran Jujur & Meninggalkan Dusta l Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
56 Dilihat
Anjuran Untuk Selalu Jujur dan Menjauhi Dusta merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. dalam pembahasan Kitab Raudhatul Uqala wa Nuzhatul Fudhala (tamannya orang-orang yang berakal dan tamasyanya orang-orang yang mempunyai keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad ibnu Hibban al Busty rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 16 Muharram 1440 H / 26 September 2018 M.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta (pembohong).'” (HR. Bukhari & Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya sikap jujur. Jujur adalah kesesuaian antara lisan dan hati. Orang yang ucapannya berbeda dengan apa yang ada didalam hatinya, itulah yang disebut dengan dusta. Oleh karena itulah orang-orang munafik mengucapkan apa yang tidak ada dihati mereka.

Jujur sangat dianjurkan dalam ucapan lisan. Jika seseorang senantiasa jujur, maka kejujuran itu akan menyeret dia menuju kebaikan demi kebaikan. Walaupun terkadang dizaman ini sikap jujur adalah sesuatu yang berat. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengabarkan demikian:

سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.” (HR. Ibnu Majah, disahihkan al-Albani dalam as-Shahihah [1887] as-Syamilah).

Dizaman ini seseorang mudah sekali memutar balikkan fakta. Orang yang tidak jujur dianggap jujur. Sementara orang yang jujur dianggap tidak jujur.

Bagaimanapun kondisinya, kejujuran harus dilakukan. Sebab kejujuran itulah yang akan menyeret kita kepada kebaikan dan kebaikan itu yang akan menyeret kita ke surga. Kejujuran sangatlah penting. Terlebih lagi pada perkara keimanan. Orang yang imannya jujur benar-benar karena mengharap ridhoNya saja dan bukan karena mengharapkan dunia, kedudukan, jabatan ataupun kesenangan di dunia ini, maka akan terlihat dia bersungguh-sungguh dalam menjaga keimanannya. Sementara orang yang keimanannya kurang jujur, akan terlihat bahwa ternyata ia hanya beramal dengan sekedarnya. Sesuai dengan apa yang ia pandang sesuai dengan kepentingannya.


selamat menyimak semoga bermanfaat.

Antum dapat mendownload rekaman Audio melalui: https://www.radiorodja.com/44830-anjuran-untuk-selalu-jujur-dan-menjauhi-dusta/
Kategori
Ceramah Agama Islam Ustadz Abu Yahya Badrusalam
Label
kajian islam, dakwah sunnah, ceramah pendek, ceramah sunnah, ceramah agama islam, dakwah salaf, salafy, ceramah, kajian pendek

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar