Raudhatul 'Uqala: Semangat Menuntut Ilmu #2 l Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
22 Dilihat
Anjuran Untuk Semangat Menuntut Ilmu merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. dalam pembahasan Kitab Raudhatul Uqala wa Nuzhatul Fudhala (tamannya orang-orang yang berakal dan tamasyanya orang-orang yang mempunyai keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad ibnu Hibban al Busty rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 9 Muharram 1440 H / 19 September 2018 M.

Wajib atas orang yang berakal untuk menuntut ilmu yang paling utama dari ilmu tersebut. Yaitu ilmu-ilmu yang berhubungan dengan Allah subhanahu wa ta’ala. Berupa ilmu tauhid, mengenal nama dan sifat Allah subhanahu wa ta’ala, mengenal hak-hak Allah (ibadah), demikian pula hak-hak yang bisa menyempurnakan keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Iman kepada malaikat, kitab-kitabNya, para Nabi, para Rasul, iman kepada hari akhirat, qadha dan qadar. Ini merupakan ilmu yang paling utama. Ini adalah landasan. Maka jangan sampai kita sibuk menuntut ilmu yang sifatnya kurang penting lalu kita lalaikan ilmu-ilmu yang kurang penting.

Menambah ilmu lebih dipentingkan oleh orang yang berakal dari pada mengingat ilmu itu sendiri. Jangan sampai kita ridho dengan ilmu yang kita miliki dan tidak ada lagi keinginan untuk menambah ilmu lagi. Maka hendaknya kita mencurahkan perhatian kita kepada ilmu. Oleh karena itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam selalu meminta kepada Allah, agar diberikan ilmu setiap harinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam selalu berdo’a:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah no. 925, shahih)
Ilmu adalah hiasan ketika kita senang. Dengan ilmu, kita menjadi orang yang tahu bagaimana kita harus bersikap. Yaitu dengan bersyukur kepada Allah. Sehingga ketika diberikan kesenangan, kenikmatan-kenikmatan yang Allah berikan kepada kita, kita gunakan untuk mentaati Allah subhanahu wa ta’ala, kita gunakan untuk membantu orang yang membutuhkannya, kita gunakan untuk kebaikan demi kebaikan. Ini semua bisa dilakukan dengan ilmu. Sehingga kesenangan itu menjadi keindahan. Kenikmatan yang Allah berikan kepada kita benar-benar kenikmatan yang hakiki. Karena kita gunakan itu semua untuk mentaatiNya.

selamat menyimak semoga bermanfaat.

Antum dapat mendownload rekaman Audio melalui: https://www.radiorodja.com/44829-anjuran-untuk-semangat-menuntut-ilmu/

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar