Syarah Aqidah: (Bab VI) Syirik dan Macam-Macamnya #4 l Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
17 Dilihat
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Bab VI Point 8: “Syirik dan Macam-Macamnya” #4 hal 179 “Syirik Asghar”. merupakan ceramah agama dengan pembahasan masalah aqidah, disampaikan oleh Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas di Radio Rodja dan RodjaTV, rutin pada setiap Sabtu pagi ba'da subuh.

2. Syirik Ashghar (kecil)
Syirik kecil tidalk menjadikan pelakunya keluar dari Islam, tetapi ia mengurangi kesempurnaan tauhid dan merupakan Wasilah (jalan, perantara) kepada syirik besar.

Syirik Ashghar ada dua macam:

Pertama, Syirik zhahir (nyata), yaitu syirik kecil dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Dalam bentuk ucapan misalnya, bersumpah dengan selain Nama Allah.

Rasulullah bersabda:

مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ كَفَرَ أَوْ أَشْرَكَ

”Barang siapa bersumpah dengan selain Nama Allah, maka ia telah berbuat kufur atau svirik." (HR. Tirmidzi no.1535)

Syirik dan kufur yang dimaksud di sini adalah syirik dan kufur kecil.

Qutailah binti Shaifi al-Juhaniyah menuturkan bahwa ada seorang Yahudi yang datang kepada Nabi , dan berkata: "Sesungguhnya kamu sekalian (para Sahabat Nabi) melakukan perbuatan syirik. Kalian mengucapkan: 'Atas kehendak Allah dan kehendakmu,' dan mengucapkan: Demi Ka'bah!" Maka, Nabi memerintahkan para Sahabat apabila hendak bersumpah agar mengucapkan: “Demi Allah, Pemilik Ka'bah," dan mengucapkan: "Atas kehendak Allah kemudian atas kehendakmu. Shahih: HR. An Nasa-i (VII/6) Amalul Yaum wal lailah (no.992).

Kedua, Syirik khafi (tersembunyi), yaitu syirik dalam hal keinginan dan niat, seperti riya' (ingin dipuji orang) dan sum ah (ingin didengar orang), dan lainnya. Seperti melakukan suatu amal tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi ia ingin mendapatkan pujian manusia, misalnya dengan memperbagus shalatnya (karena dilihat orang) atau bershadaqah supaya dipuji dan memperindah suaranya di dalam membaca (Al-Qur-an) agar didengar oleh orang lain, sehingga mereka menyanjung atau memujinya.
Suatu amal apabila tercampur dengan riya', maka amal tersebut tertolak, karena itu Allah memerintahkan kita untuk berlaku ikhlas.


anda dapat mendownload rekaman audio kajian Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui: https://www.radiorodja.com/download/kajian/ustadz-yazid-abdul-qadir-jawas/syarah-aqidah-ahlus-sunnah-wal-jamaah/
Kategori
Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas Ceramah Agama Islam

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar