Tabligh Akbar: Aqidah Islam Terhadap Musibah l Ustadz Abdurrahman Thoyyib

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
27 Dilihat
Aqidah Islam Terhadap Musibah merupakan rekaman kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abdurrahman Thoyyib Kajian ini diselenggarakan di Posko Rodja Peduli Kab. Donggala Sulteng

Demi Allah, ujian dan cobaan bukan karena Allah tidak suka kepada kita. Bukan karena Allah subhanahu wa ta’ala benci kepada kita. Akan tetapi ujian dan cobaan itu saudara-saudaraku sekalian, hakikatnya adalah kasih sayang Allah kepada kaum mukminin. Bagaimana ujian dan cobaan menjadi kasih sayang Allah kepada kita?

Pertama, ia adalah menggugurkan dosa

Menggugurkan dosa-dosa karena setiap sesuatu yang menyakiti kita baik itu sakit, sedih, demikian pula kelelahan, itu semuanya menggugurkan dosa seorang mukmin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ ؛ وَلَا نَصَبٍ ؛ وَلَا هَمٍّ ؛ وَلَا حَزَنٍ ؛ وَلَا غَمٍّ ؛ وَلَا أَذًى – حَتَّى الشَّوْكَةُ يَشَاكُهَا – إلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih (karena sesuatu yang hilang), kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pun duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari Muslim)

Bukankah digugurkan dosa adalah rahmat Allah yang besar? Karena seseorang tidak mungkin masuk ke dalam surga tanpa diampuni dosanya. Sebab apabila dosanya tidak diampuni selamanya, tak mungkin dia masuk ke dalam surga. Maka digugurkan dosa saudaraku, adalah rahmat yang luar biasa yang Allah berikan kepada seorang hamba.

Allah angkat derajat kaum mukminin

Dengan ujian dan cobaan tersebut Allah angkat derajat kaum mukminin. Derajat yang tinggi disisi Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana dalam riwayat Imam Ahmad bahwa apabila Allah telah menentukan derajat yang tinggi pada seorang hamba, tapi ternyata amalan yang tidak sampai maka Allah berikan pada ujian dan cobaan dalam hidupnya hingga ia pun sampai kepada derajat yang telah Allah tentukan untuknya.

Ujian dan cobaan kehidupan di dunia saudaraku sekalian, diantara manfaatnya juga adalah agar kita tidak menjadi orang yang tertipu dengan kesenangan dunia. Ketika seorang hamba terus menerus dalam kesenangan dalam kehidupan dunia ini, dia akan menjadi hamba-hamba yang tertipu dengan dunia. Sehingga akhirnya ia menjadi cinta dunia. Disaat cinta dunia telah menguasai hatinya, maka cinta akhirnya pun menjadi pudar dalam hatinya. Ketika cinta dunia itu telah betul-betul kokoh dihatinya, munculah berbagai macam penyakit-penyakit hati. Berupa kesombongan, rasa ujub, bahkan hilang keikhlasan. Karena ia lebih mengharapkan dunia daripada kehidupan akhirat.

Demikian saudaraku sekalian, kesenangan dunia itu sifatnya sangat menipu sekali. Makanya Allah subhanahu wa ta’ala mengatakan:

…وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ﴿٢٠﴾
“…Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid[57]: 20)

Maka seorang mukmin diberikan oleh Allah terus ujian dan cobaan supaya ia tidak tertipu dengan kesenangan dunia, supaya ia sadar bahwasanya hidup di dunia tak mungkin selamanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَمَا يَبْرَحُ الْبَلاَءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِى عَلَى الأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ
“Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi)

Subhanallah..

Ujian yang menerpa seorang mukmin hakikatnya adalah rahmat yang besar yang Allah berikan kepada seorang hamba. Maka pujilah Allah disetiap keadaan, disaat diberikan kesenangan pujilah Allah, disaat kita diberikan kesusahan pujilah Allah, karena sesungguhnya semua perbuatan Allah itu terpuji dalam setiap keadaan.
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/
Kategori
Ceramah Agama Islam
Label
abdurrahman thoyyib, musibah, aqidah, muslim, mulimin, muslimah, dosa, bencana, kesabaran seorang muslim

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar