Tabligh Akbar : Buah Manis beriman Kepada Takdir l Ustadz Ahmad Zainudin, Lc.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
67 Dilihat
Buah Manis Beriman Kepada Takdir adalah ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang  disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. langsung dari lapangan bola desa Lompio, belakang kantor desa Lompio, kec. Sirenja, kab. Donggala pada hari Kamis, 22 Robiul Awwal 1440 H / 30 November 2018 M.

Tema ini penting dilihat dari beberapa sisi. Yang pertama, keimanan seseorang tidak akan sempurna, tidak akan baik, tidak akan sah tanpa beriman kepada takdir Allah subhanahu wa ta’ala. Karena beriman kepada takdir adalah salah satu dari rukun iman yang enam. Apabila salah satu rukun tersebut tidak ada, maka keimanan didalam hati tidak akan sah. Disinilah letak pentingnya membicarakan buah manis beriman kepada takdir.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya oleh Jibril ‘alaihissalam dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim:
فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ, قَالَ : أَنْ بِاللهِ, وَمَلاَئِكَتِهِ, وَكُتُبِهِ, وَرُسُلِهِ, وَالْيَوْمِ الآخِرِ, وَ تُؤْمِنَ بِالْقَدْرِ خَيْرِهِ وَ شَرِّهِ.
“Beritahukan kepadaku tentang Iman”. Nabi menjawab,”Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk,” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini menunjukkan bahwasannya keimanan kepada takdir adalah rukun iman yang mana iman kita tidak akan sah, tidak akan diterima, tanpa beriman kepada takdir. Kalau imam yang tidak sah, maka amalnya tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Ini letak pentingnya membicarakan buah manis beriman kepada takdir.
Kedua, pentingnya membicarakan buah manis beriman kepada takdir adalah yaitu berkenaan dengan kejadian sekitar dua bulan yang lalu kita dapat di semua. Tanggal 28 September 2018 datang ujian dari Allah untuk Kabupaten Palu, Sigi dan Donggala dengan desa-desa yang ada didalamnya, kecamatan-kecamatan yang ada didalamnya, kabupaten-kabupaten yang ada didalamnya. Yaitu berupa gempa, tsunami, likuifaksi, maka ini adalah musibah yang mana seorang muslim wajib menghadapinya dengan kesabaran. Akan tetapi tidak akan mungkin kita menghadapi musibah ini dengan kesabaran kecuali dengan mengimani takdir.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman didalam Al-Quran Surat Al Baqarah ayat 155-156:
وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ﴿١٥٥﴾ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّـهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ﴿١٥٦
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.” (QS. Al-Baqarah[2]: 156)
Seseorang tidak akan bisa menghadapi musibah kesulitan yang menimpa saat gempa, tsunami, likuifaksi yang tanpa ada perkiraan sebelumnya. Seseorang tidak akan bisa bersabar menghadapi itu semua kecuali ketika dia beriman kepada takdir. Inilah Takdir yang Allah telah Tuliskan 50.000 tahun sebelum penciptakan langit dan bumi. Bahwa tanggal 28 September 2018 M, di Kabupaten Palu, Sigi dan Donggala akan terjadigempa, tsunami, likuifaksi . Itu sudah tercatat 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Imam Muslim:
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653)
Maka disini letak pentingnya mempelajari buah manis beriman kepada takdir. Agar kita bisa bersabar, agar kita bisa menerima apa yang Allah subhanahu wa ta’ala ujikan kepada kita.
selamat menyimak semoga bermanfaat.
Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/
Kategori
Aqidah Ustadz Ahmad Zainuddin
Label
ceramah, ceramah agama islam, beriman kepada allah, beriman kepada takdir, ustadz ahmad zainudin, kajian sunnah, dakwah, palu, sulteng, kajian islam, kajian, menurut islam, beriman, takdir, qodo dan qodar, beriman kepada a, rukun iman, rukun islam, menurut, buah manis beriman kepada takdir, kajian rutin, ceramah pendek, rodja, rodjatv, radio rodja

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar