RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Tabligh Akbar: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi (Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin 'Amir Ar-Ruhaily)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Syaikh Prof. Dr. Ibrahim Ar-Ruhaili
27 Dilihat

Deskripsi

Tabligh akbar yang diselenggarakan pada Ahad, 17 Syawal 1436 / 2 Agustus 2015 dengan tema "Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam" bersama Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Ibrahim Ar-Ruhaili, dosen Pasca-Sarjana Jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah dan pengajar tetap di Masjid Nabawi di Madinah Al-Munawwarah, Saudi Arabia. Tabligh akbar tersebut diselenggarakan di Masjid Darul Ma'arif, IPDN Jatinangor, Sumedang, dengan penerjemahan oleh Ustadz Beni Sarbeni, Lc. Mari simak video tabligh akbar, di mana tema yang diketengahkan ini merupakan bagian dari aqidah Islam, sehingga tentunya amat penting bagi kita untuk dapat mengamalkannya dengan baik dan benar.

Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
Para ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan sahabat nabi adalah:

مَنْ لَقِيَ النَّبِيَّ مُؤْمِنًا بِهِ وَمَاتَ عَلَى ذَلِكَ
“Setiap orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan beriman dan meninggal dunia dalam keadaan beriman pula.”

Ada sebagian orang yang mendefinisikan sebagai:
مَنْ رَأَى النَّبِيَّ
“Setiap orang yang pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Ungkapan ini merupakan definisi yang kurang tepat karena bisa jadi yang berjumpa dengan Nabi adalah orang yang buta. Jadi yang tepat adalah definisi yang pertama yaitu setiap orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan beriman dan meninggal dunia dalam keadaan beriman pula.

Para sahabat Nabi memiliki hak-hak yang sangat agung sebagaimana disebutkan di dalam banyak dalil baik itu dalam Al-Quran maupun hadits. Di antara hak-hak para sahabat Nabi adalah meyakini keutamaan-keutamaan yang telah Allah berikan kepada mereka. Mereka adalah sebaik-baiknya umat, mereka adalah umat pilihan, dan tidak ada umat setelahnya yang bisa menyamai mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
“Sebaik-baik manusia adalah pada masaku (yaitu generasi para sahabat Nabi Muhammad), kemudian yang sesudahnya (generasi tabi’in), kemudian yang sesudahnya (generasi tabi’ut tabi’in).” (HR Al-Bukhari no. 2509)

Betapa besar peran para sahabat Nabi Muhammad yang telah mendampingi perjuangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam menegakkan Kalimat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mari kita hayati sekaligus teladani dengan menyimak tuntas video ceramah ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/tabligh-akbar-kewajiban-mencintai-para-sahabat-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-syaikh-prof-dr-ibrahim-bin-amir-ar-ruhaili/
Tautan Rodja.TV: http://rodja.tv/tabligh-akbar-kewajiban-mencintai-para-sahabat-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-syaikh-prof-dr-ibrahim-bin-amir-ar-ruhaili_26aad272f.html

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS