Video Unggulan

Tabligh Akbar : Tujuan Hidup Seorang Muslim adalah Surga l Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
285 Dilihat
Tujuan Hidup Seorang Muslim Adalah Surga adalah Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas. Tabligh akbar bersama Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas ini diselenggarakan di Masjid Al-Hidayah, Jl. Munawarman, Palu Timur pada hari Kamis, 14 Rabi’ul Awwal 1440 H /22 November 2018 M.

Sebagai seorang muslim kita harus ingat bahwa tujuan hidup kita adalah surga, bukan dunia. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ﴿١٨٥﴾
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali-Imran[3]: 185)

Allah sebutkan empat poin dalam ayat ini. Yaitu:

PERTAMA, SEMUA JIWA PASTI AKAN MATI.

Siapapun dia orangnya pasti akan mati. Tidak akan ada orang yang kekal. Siapapun dia! Bahkan para Nabi dan Rasul tidak ada yang hidup. Semua meninggal. Bahkan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾
“Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).” (QS. Az-Zumar[39]: 1)

Semua Nabi dan Rasul mati kecuali satu Nabi yang belum mati, yaitu Nabi Isa ‘alaihissalam yang diangkat langsung oleh Allah dan ditugaskan untuk membunuh dajjal. Setelah membunuh dajjal baru Nabi Isa meninggal dunia.

Maka dari itu ketika Abu Bakar as-Siddiq mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal, semua sahabat sedih sampai ‘Umar mengatakan, “barangsiapa mengatakan Nabi Muhammad mati, maka aku akan penggal lehernya.” Hal ini karena kecintaan beliau yang luar biasa kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Kalau sudah meninggal tidak boleh disembah. Masih hidup saja tidak boleh disembah apalagi sudah meninggal. Inilah ajaran islam, tauhid kepada allah subhanahu wa ta’ala. Bahwa orang yang hidup tidak bisa memberikan manfaat, tidak bisa menolak bahaya. Apalagi orang itu sudah meninggal. Yang bisa memberikan manfaat dan menolak bahaya hanyalah Allah subhanahu wa ta’ala. Abu Bakar membawakan ayat dalam surat Ali Imron:
وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ الرُّسُلُ ۚ أَفَإِن مَّاتَ أَوْ قُتِلَ انقَلَبْتُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ ۚ وَمَن يَنقَلِبْ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ فَلَن يَضُرَّ اللَّـهَ شَيْئًا ۗ وَسَيَجْزِي اللَّـهُ الشَّاكِرِينَ ﴿١٤٤﴾
“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imron[3]: 144)

Pera sahabat menangis karena benar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah meninggal.

KEDUA, DUNIA BUKAN TEMPAT GANJARAN

Seseorang akan diberikan ganjaran secara sempurna nanti pada hari kiamat. Ketika orang berbuat baik di dunia maka akan dibalas 10 sampai 700 kali lipat. Namun sempurnanya ganjaran akan diberikan ketika nanti hari kiamat. Orang yang melakukan keburukan akan dibalas di dunia. Tapi sempurnanya balasan akan diberikan nanti ketika di akhirat.

KETIGA, ORANG YANG SUKSES

Dalam ayat ini Allah juga menyebutkan barang siapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke surga maka dialah orang yang sukses. Hendaknya seorang muslim mengingat ayat ini. Bahwa orang yang sukses menurut Al-Qur’an, orang yang menang, orang yang berhasil adalah orang yang dimasukkan oleh Allah kedalam surga dan dijauhkan dari api neraka.

Ukuran dunia bukan ukuran sukses. Orang mendapatkan gelar, mendapatkan kedudukan, mendapatkan jabatan, mempunyai rumah yang besar, mempunyai mobil yang banyak, mempunyai perusahaan yang banyak, itu bukan sukses. Sukses yang hakiki, sukses yang abadi, menurut Allah di dalam Al-Quran adalah ketika orang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Inilah orang yang dikatakan sebagai orang sukses.
Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=
Rodja.TV: http://rodja.tv/
Kategori
Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas
Label
kajian islam, ceramah singkat, ceramah agama islam, rodjatv, radio rodja, kajian salaf, dakwah tuhid, tujuan hidup seorang muslim, ustadz yazid bin abdul qadir jawas

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar