Tafsir Al-Qur'an : Surat Al Lahab l Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Ditambahkan oleh admin
17 Dilihat

Kajian Islam Ilmiyah disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A. dalam pembahasan Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Lahab. selamat menyimak semoga bermanfaat.

TAFSIR SURAT AL-LAHAB
Surat Al-Lahab / Surat Al-Masad adalah Surat Makkiyyah, di mana sebab turunnya surat ini, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma:
خرج إلى البطحاء ، فصعد الجبل فنادى : ” يا صباحاه ” . فاجتمعت إليه قريش ، فقال : ” أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم ، أكنتم تصدقوني ؟ ” . قالوا : نعم . قال : ” فإني نذير لكم بين يدي عذاب شديد ” . فقال أبو لهب : ألهذا جمعتنا ؟ تبا لك . فأنزل الله : ( تبت يدا أبي لهب وتب ) إلى آخرها .
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar menuju Buth-ha, lalu Rasulullah naik ke gunung, lalu beliau menyeru, “Ya shabahah!” Maka berkumpullah orang-orang Quraisy kepadanya. Rasulullah berkata, “Bagaimana pendapat kalian, jika aku menceritakan kepada kalian bahwa musuh akan menyerang kalian di waktu pagi / petang, apakah kalian mempercayai aku?” Mereka menjawab, “Ya, kami percaya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya aku memperingatkan kalian akan datangnya adzab yang pedih.” Berkatalah Abu Lahab, “Apakah untuk ini kamu kumpulkan kami? Celaka kamu!” Maka Allah turunkan firman: Surat Al-Lahab.”
Rekaman audio: https://www.radiorodja.com/
Rodja.TV: https://rodja.tv/

Kategori
Ceramah Agama Islam
Label
abdullah roy, HSI abdullah roy, kajian islam, dakwah islam, kajian salaf, dakwah tauhid, manahaj salaf, ceramah agama islam, tafsir al quran, surat al lahab, ustadz dr. abdulla roy, tafsir surat al lahab, tafsir juz 30, kajian sunnah, dakwah, dakwah pendek, kajian pendek, kajian singkat, kajian islam sunnah, sunnah, as sunnah, wahabi, aswaja

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar