RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Tafsir Surat Al-Mulk (Bagian ke-3) – Tafsir Juz 29 (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Yahya Badrusalam
260 Dilihat

Deskripsi

Ceramah agama seri Tafsir Juz 29 ini adalah yang disampaikan pada Selasa malam, 12 Rabi’ul Awwal 1437 / 22 Desember 2015, pukul 18:00-19:00 WIB di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor. Pada ceramah ini, Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. telah sampai kepada pelajaran “Tafsir Surat Al-Mulk (Bagian ke-3)“. Pelajaran tafsir Al-Qur’an ini diambil dari kitab Tafsir Ibnu Katsir.

NB: Mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.

Tafsir Surat Al-Mulk (Bagian ke-3)
Tafsir Surat Al-Mulk
أَأَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْ‌ضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ‌ ﴿١٦﴾ أَمْ أَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاءِ أَن يُرْ‌سِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ‌ ﴿١٧﴾ – ﴿الملك : ١٦-١٧﴾
“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?, (16) atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatanKu? (17)” (QS Al-Mulk [67]: 16-17)

Sudah kita sebutkan sebelumnya, keyakinan kita (Ahlus sunnah), adalah bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy, namun tentunya semayam Allah tidak sama dengan semayam makhlukNya. Kalau Allah bersemayam ‘Arsy, bukan berarti Allah butuh kepada ‘Arsy. Bagaimana tata cara semayamnya, kita tidak tahu. Maka dari itu, Imam Malik pernah ditanya oleh seorang laki-laki, kata orang laki-laki tersebut, “Wahai Imam Malik, disebutkan dalam ayat bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy, bagaimana tata cara bersemayamnya?” Maka Imam Malik berkata:

الاستواء معلوم والكيف مجهول والإيمان به واجب والسؤال عنه بدعة
“Istiwa’ sudah diketahui (maknanya secara bahasa Arab), adapun tata caranya tidak diketahui. Mengimaninya wajib dan mempertanyakan bagaimana tata cara bersemayamnya Allah itu perkara bid’ah.”

Maka wajib kita imani bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy, tinggi di atas makhluk-makhlukNya.

Ayat ini juga sebagaimana kita ambil faedahnya, bahwa kita tidak diperbolehkan dan tidak diperkenankan merasa aman dari makar Allah. Allah mengatakan, “Apakah kalian merasa aman dari (makar Allah) yang ada di langit?” Maka orang yang merasa aman dari makar Allah berarti ia sudah melakukan dosa besar. Seorang hamba tidak boleh merasa aman dari makar Allah, tapi tidak boleh juga dia merasa putus asa dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ayo simak sekaligus selesaikan pelajaran dari Tafsir Surat Al-Mulk ini sekarang juga.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=17995
Rodja.TV: http://rodja.tv/2278

Tulis Pesan Antum

Silakan Sign in atau daftar untuk memberikan komentar.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS