RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Tafsir Surat Al-Ma'arij (Bagian ke-3) – Tafsir Juz 29 (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Yahya Badrusalam
47 Dilihat

Deskripsi

Alhamdulillah, dapat kita lanjutkan kembali pelajaran Tafsir Juz 29 dari kitab Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim) yang telah sampai kepada pembahasan “Tafsir Surat Al-Ma’arij (Bagian ke-3)“. Kajian tafsir ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada Selasa malam, 27 Rajab 1437 / 3 Mei 2016, pukul 18:00-19:00 WIB di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor dan disiarkan langsung di Rodja TV.

NB:
1. Mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.
2. Qaddarallah, terjadi gangguan teknis pada rekaman video dari beberapa pertemuan kajian tafsir ini, sehingga kami tidak bisa menghadirkannya. Namun alhamdulillah Anda tetap dapat mengunduh rekaman audionya pada tautan berikut.
a. Tafsir Surat Al-Haqqah (Bagian ke-1): http://www.radiorodja.com/?p=19255
b. Tafsir Surat Al-Haqqah (Bagian ke-2): http://www.radiorodja.com/?p=19603
c. Tafsir Surat Al-Haqqah (Bagian ke-3) dan Surat Al-Ma’arij (Bagian ke-1): http://www.radiorodja.com/?p=19963
d. Tafsir Surat Al-Ma’arij (Bagian ke-2): http://www.radiorodja.com/?p=20114

Tafsir Surat Al-Ma’arij (Bagian ke-3)
Tafsir Surat Al-Ma’arij

إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا ﴿المعارج : ١٩﴾
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (QS Al-Ma’arij [70]: 19)

Di sini Allah menafsirkan makna “halu’” (“هَلُوعًا“), yaitu:

إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا ﴿المعارج : ٢٠﴾
“Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,” (QS Al-Ma’arij [70]: 20)

وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا ﴿المعارج : ٢١﴾
“Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,” (QS Al-Ma’arij [70]: 21)

Kemudian Allah mengecualikan siapa yang tidak memiliki sifat seperti itu, Allah mengatakan:

إِلَّا الْمُصَلِّينَ ﴿المعارج : ٢٢﴾
“Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,” (QS Al-Ma’arij [70]: 22)

Karena orang-orang yang sholat tidak mudah mengeluh. Orang yang sholat itu selalu menyerahkan urusannya kepada Allah. Orang yang sholat itu lebih kuat hatinya dibandingkan dengan orang yang tidak sholat. Orang yang tidak sholat biasanya mudah stres. Orang yang tidak sholat itu cinta dunianya sangat berlebih sehingga dia pelit. Berbeda dengan orang yang sholat, karena orang yang sholat itu selalu bermunajat kepada Allah, beriman kepada Allah, sehingga dalam keadaan senang ia bersyukur dan dalam keadaan susah ia bersabar. Dan itu merupakan sifat seorang mukmin. Maka dari itu Allah mengatakan, “kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat.” Yang bagaimana sholatnya?

Mari simak Tafsir Surat Al-Ma’arij melalui video ceramah berikut ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=20689
Rodja.TV: http://rodja.tv/2784

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS