RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Hak dalam Islam: Hak-Hak Rasulullah (Bagian ke-2) - (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi
26 Dilihat

Deskripsi

Ini adalah ceramah agama lanjutan dari seri kajian kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam. Pada kesempatan sebelumnya telah disampaikan “Hak-Hak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Bagian ke-1)” yang menyampaikan keistimewaan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hak pertama dari hak-hak Rasulullah. Kemudian pada video ceramah ini, “Hak-Hak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Bagian ke-2)” yang akan dilanjutkan pembahasan hak-hak Rasulullah yang berikutnya. Ceramah ini disampaikan live di Rodja TV dari Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Cileungsi, Bogor, pada Senin malam, 18 Al-Muharram 1436 / 10 November 2014, pukul 18:00-19:30 WIB.

Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam
Hak-Hak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Bagian ke-2)
Hak Rasulullah
Hak Kedua: Taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Kenapa kita harus ta’at? Ada 4 sebab disebutkan oleh penulis.

Yang pertama, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk menta’ati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah yang telah menciptakan kita, Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, yang di sisiNya ada surga dan neraka, memerintahkan kita ta’at kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam Surat Al-Anfal, ayat ke-20, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّـهَ وَرَ‌سُولَهُ وَلَا تَوَلَّوْا عَنْهُ وَأَنتُمْ تَسْمَعُونَ ﴿الأنفال : ٢٠﴾
“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan RasulNya, dan janganlah kamu berpaling dari padaNya, sedang kamu mendengar (perintah-perintahNya),” (QS Al-Anfal [8]: 20)

Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam ayat yang mulia ini memerintahkan kita untuk taat kepada Allah dan taat kepada RasulNya. Dan perintah Allah ini wajib hukumnya. Kemudian dalam Surat An-Nisa’, ayat ke-59, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّـهَ وَأَطِيعُوا الرَّ‌سُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ‌ مِنكُم … ﴿النساء : ٥٩﴾
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. …” (QS An-Nisa’ [4]: 59)

Ayat ini pun berisi tentang perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menta’ati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam.

Yang kedua, sebabnya karena Rasul shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam menyeru umatnya kepada jalan yang lurus yang menyampaikan mereka kepada keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ke dalam surgaNya. Di dalam Surat Al-Mukminun, ayat yang ke-73, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِنَّكَ لَتَدْعُوهُمْ إِلَىٰ صِرَ‌اطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿المؤمنون : ٧٣﴾
“Dan sesungguhnya kamu (Nabi Muhammad) benar-benar menyeru mereka kepada jalan yang lurus.” (QS Al-Mu’minun [23]: 73)

Allah kabarkan dalam ayat yang mulia ini tentang dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang mana Rasulullah mengajak kita kepada jalan yang lurus. Jalan yang lurus ini yang menghantarkan kita ke dalam surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seluruh pintu tertutup, kecuali pintu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam.

Yang ketiga, karena dalam menta’ati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ada petunjuk kepada seluruh kebaikan. Ini didasari dengan surat An-Nur ayat ke-54.

… وَإِن تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا … ﴿النور : ٥٤﴾
“… Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. …” (QS An-Nur [24]: 54)

Mafhum mukholafah dari ayat ini, kalau manusia tidak mentaati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka mereka dalam kesesatan. Oleh karena itu, dalam Surat Al-Ahzab, ayat ke-36, Allah berfirman:

… وَمَن يَعْصِ اللَّـهَ وَرَ‌سُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُّبِينًا ﴿الأحزاب : ٣٦﴾
“… Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS Al-Ahzab [33]: 36)

Di sini, Allah jelaskan bahwa orang yang bermaksiat kepada Allah dan memaksiati Rasul yang mulia ‘alaihish shalatu was salam itu berada dalam kesesatan. Oleh karena itu, kita pernah mendengar perkataan ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau pernah berkata:

ولو تركتم سنة نبيكم لضللتم
“Kalau kalian meninggalkan Sunnah Nabi kalian, niscaya kalian akan tersesat.”

Mari simak hingga tuntas penjelasan tentang “Hak-Hak Rasulullah” yang sangat bermanfaat ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=9385
Rodja.TV: http://rodja.tv/556

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS