RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Tafsir Surat At-Takwir (Bagian ke-2) - (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Yahya Badrusalam
43 Dilihat

Deskripsi

Ceramah agama berikut adalah pembahasan “Tafsir Surat At-Takwir (Bagian ke-2)“. Pelajaran tafsir Al-Qur’an ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badru Salam pada Selasa malam, 8 Al-Muharram 1437 / 20 Oktober 2015, pukul 18:00-19:00 WIB di Masjid Al-Barkah, Komplek Studio Rodja, Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor.

NB:
1. Mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.
2. Qaddarallah, terjadi gangguan teknis untuk rekaman video “Tafsir Surat Al-Infithar dan Surat At-Takwir (Bagian ke-1)“. Anda tetap dapat mengunduh rekaman audionya di http://www.radiorodja.com/?p=16918.

Tafsir Surat At-Takwir (Bagian ke-2)
Tafsir Surat At-Takwir

وَإِذَا الْبِحَارُ‌ سُجِّرَ‌تْ ﴿التكوير : ٦﴾
“Dan apabila lautan dijadikan meluap.” (QS At-Takwir [81]: 6)

Yang dimaksud dengan “سُجِّرَ‌تْ” artinya bahwa lautan itu menjadi api.

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata:

يرسل الله عليها الدبور فتسعرها وتصير نارا تأجج
“Allah akan mengirimkan ke laut itu angin topan yang luar biasa, lalu kemudian menjadikannya lautan api.”

Imam Mujahid dan Imam Al-Hasan bin Muslim juga menafsirkan “سجرت” adalah “أوقدت“, artinya “(Apabila lautan itu) dinyalakan dari api.”

وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ ﴿التكوير : ٧﴾
“Dan apabila ruh-ruh dipertemukan.” (QS At-Takwir [81]: 7)

Maksudnya akan dikumpulkan orang zalim bersama orang zalim, penduduk api neraka bersama penduduk api neraka, orang shalih dikumpulkan dengan orang shalih, sebagaimana Allah berfirman:

وَكُنتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً ﴿الواقعة : ٧﴾
“Dan kamu menjadi tiga golongan.” (QS Al-Waqi’ah [56]: 7)

Kelompok (golongan) yang pertama disebut dengan ash-habul yamin. Kemudian yang kedua adalah ash-habusy syimal. Kemudian yang ketiga adalah al-muqarrabun. Maka jiwa-jiwa pada waktu itu akan dipertemukan. Para ulama dikumpulkan dengan para ulama, para nabi dikumpulkan dengan para nabi, kemudian orang-orang zalim dikumpulkan bersama yang sejenis dengannya (yang sesuai dengan amalan masing-masing, kalau penyanyi dikumpulkan dengan penyanyi). Itulah yang dimaksud dengan “وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ“.

Mari perdalam ilmu pengetahuan kita tentang hari kiamat yang dijelaskan dalam Tafsir Surat At-Takwir ini. Segera simak video ceramah yang penuh manfaat ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=16918
Rodja.TV: http://rodja.tv/1802

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS