RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah Agama Islam: Renungan Takbir (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Abu Yahya Badrusalam
36 Dilihat

Deskripsi

Ceramah agama berikut adalah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Kautsar, Polda Metro Jaya, Jl. Jend. Sudirman no. 55, Jakarta Selatan pada Sabtu, 2 Rajab 1437 H / 9 April 2016, pukul 09:00-11:30 WIB. Ceramah ini mengetengahkan tema tentang “Renungan Takbir“, yang merupakan sebuah judul buku yang juga ditulis oleh sang pemateri kajian ini.

Renungan Takbir
Betapa pentingnya untuk kita mengkaji apa makna daripada takbir, “Allahu akbar” (اَللّٰهُ أَكْبَر). “Allahu akbar” yang mempunyai makna “Allah yang Maha Besar“.

Kita renungi sejenak tentang bagaimana kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagaimana kita merasakan kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala?
Tentu kita melihat kepada makhluk-makhlukNya.

Bumi yang kita pijak ini, tidak ada yang mengetahui besarnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bumi ini begitu besar sekali.
Langit, adakah orang yang mengetahui bagaimana besarnya langit? Langit yang 7 lapis, (di mana) langit yang pertama saja, Allah mengatakan bahwa di dalam langit pertama itu terdapat bintang-bintang. Allah berfirman:

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ … ﴿الملك : ٥﴾
“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, …” (QS Al-Mulk [67]: 5)

Kalau ternyata bintang-bintang yang begitu banyak, ribuan, bahkan jutaan, ternyata itu masih di langit dunia, bagaimana dengan langit kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, dan ketujuh? Masya Allah, sangat besar langit ini.

Ternyata 7 langit dan 7 bumi, kata Rasulullah, dibandingkan dengan kursi Allah itu seperti cincin dibanding tanah lapang. Luar biasa… Tujuh langit dan tujuh bumi saja kita tidak bisa untuk memikirkan bagaimana besarnya, ternyata dibandingkan dengan kursi Allah itu seperti cincin dibandingkan dengan tanah lapang.

Allah berfirman:

…وَسِعَ كُرْ‌سِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْ‌ضَ ۖ … ﴿البقرة : ٢٥٥﴾
“… Kursi Allah meliputi langit dan bumi. …” (QS Al-Baqarah [2]: 125)

Mari selami dalamnya makna kalimat takbir dengan menyimak video ceramah yang sarat akan manfaat ini.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=20595
Rodja.TV: http://rodja.tv/1767

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS