RodjaTV
Ahlan wa sahlan
Login / Daftar

Ceramah: Saat Hati Hancur (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Syukron! Berbagi kepada teman antum!

URL

Antum tidak menyukai video ini. Syukron telah berpartisipasi!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Ditambahkan oleh Admin pada Ustadz Ahmad Zainuddin
27 Dilihat

Deskripsi

Ceramah agama berikut adalah yang disampaikan di Masjid Ar-Rahmat, Jl. Anggrek Cendrawasih, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu pagi, 14 Dzulqa’dah 1436 / 29 Agustus 2015, pukul 08:30-11:00 WIB. Ceramah oleh Ustadz Ahmad Zainuddin ini mengemukakan tema tentang “Saat Hati Hancur“.

Saat Hati Hancur
Maksud tema ini nantinya akan membicarakan satu dari banyak hal yang merusak hati, perasaan, dan kejiwaan manusia yang berakibat ibadahnya tidak khusyuk, tidak ada kelezatan dalam beribadah, setelah selesai shalat, seakan-akan tidak ada cahaya, petunjuk, dan rasa manis dalam shalat tersebut. Shalat tersebut tidak bisa memberikan bekas kepada pelakunya, tidak sebagaimana yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala:

… وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ‌ ۗ … ﴿العنكبوت : ٤٥﴾
“… Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. …” (QS Al-‘Ankabut [29]: 45)

Gara-gara hati yang rusak ini, maka seseorang tidak khusyuk untuk beribadah, tidak khusyuk untuk berdoa kepada Allah, tidak ada mata yang meneteskan air mata karena lezat dalam beribadah kepada Allah. Bacaan Al-Qur’an hanya sampai ke tenggorokannya saja, tidak sampai kepada hatinya, sebagaimana yang terjadi kepada orang-orang Khawarij. Kemudian juga malas untuk beribadah. Ini semua adalah hal-hal yang ditunjukkan dari hati yang rusak, hati yang hancur.

Maka dari itu, pembicaraan ini penting karena berkaitan dengan hati, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat Asy-Syu’ara, ayat 88-89:

يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ ﴿٨٨﴾ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّـهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ﴿٨٩﴾ – ﴿الشعراء : ٨٨-٨٩﴾
“(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna (hari kiamat), (88) kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (89)” (QS Asy-Syu’ara’: 88-89)

مَ يَفِرُّ‌ الْمَرْ‌ءُ مِنْ أَخِيهِ ﴿٣٤﴾ وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ ﴿٣٥﴾ وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ ﴿٣٦﴾ لِكُلِّ امْرِ‌ئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ ﴿٣٧﴾ – ﴿عبس : ٣٤-٣٧﴾
“Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, (34) dari ibu dan bapaknya, (35) dari istri dan anak-anaknya. (36) Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (37)” (QS Abasa [80]: 34-37)

Harta apa pun tidak akan memberikan manfaat di hari akhirat, jika tidak dijalankan di jalan Allah.
Dan keturunan siapa pun tidak akan bisa memberikan manfaat di akhirat, maka dari itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Fathimah radhiyallahu ‘anha:

يَا فَاطِمَةُ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَلِينِي مَا شِئْتِ مِنْ مَالِي لاَ أُغْنِي عَنْكِ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا
“Wahai Fathimah anak perempuan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mintalah apa saja dari harta yang Allah berikan kepadaku, tapi nanti di hari kiamat, aku tidak bisa menolongmu.”



Mari simak video ceramah “Saat Hati Hancur untuk mengetahui kiat-kiat dalam Islam agar hati senantiasa bersih dan selamat di dunia dan akhirat.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=20078
Rodja.TV: http://rodja.tv/1582

Tulis Pesan Antum

Sign in or sign up to post comments.

Komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar
RSS